Plintir Berita Tentang FPI, Khodim Mbah Moen Semprot Muslimoderat

Shortlink:

NUGarisLurus.Com – Website berita online yang sering memlintir dan sebarkan berita tanpa tabayun menjurus hoax yaitu muslimoderat kena batunya. Website cabang NU Online yang menurut berbagai penelusuran di admini oleh pengurus LTN PBNU ini disemprot khodim KH. Maimoen Zubair karena dianggap melakukan adu domba soal pemberitaannya tentang FPI saat acara di pondok Al Anwar Sarang.

Berikut peringatan keras yang ditulis oleh Wahyudi atau akun facebook Kanthongumur khodim (pembantu, red) ndalem KH. Maimoen Zubair.

Teman-teman, saya peringatkan kepada anda untuk berhati-hati dengan Www.Muslimoderat.net, beritanya menambahi panas suasana, bukan menentramkan.


Saya beri contoh: judul berita saya adalah berita Sebenarnya Seputar haul Mbah Zubair, tetapi dikutip oleh muslimoderat dan judul saya ditambahi, dengan kata-kata: Hingga FPI ikut nimbrung.


Ini bukan kata-kata yang pantas untuk seorang muslimoderat. Dan saya tidak terima dunia akhirat tentang masalah ini…


Saya tidak terima, karena dia menggunakan foto jepretan saya yang berisikan guru besar dan Maqbaroh Mbah Zubair, serta tulisan untuk adu domba ummat Islam.


Apabila dia tidak meminta maaf dan mencabut berita, maka kalaupun tidak bisa tertuntut di dunia, maka akhirat akan saya tuntut dihadapan ALLOH.


ولعذاب الله أكبر 


SEKIAN

Alasan Mengundang FPI

Salah satu khodim KH. A. Wafi Maemoen yang bernama Ali Mukhtar menulis alasan kenapa pihak keluarga pondok Al Anwar, Sarang yaitu KH. A. Wafi Maemoen mengundang FPI dan juga Banser pada acara haul Mbah Zubair tahun ini, hal yang sebelumnya belum pernah dilakukan. Berikut penuturannya.

MARI MENJAGA PERSATUAN UMMAT ISLAM
Oleh: Ali Mukhtar (Khodim KH. A. Wafi Maimoen)
Demi terwujudnya Ukhuwah Islamiyah, Persatuan Indonesia, dan Keadilan Sosial. Dan demi menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, Bineka Tunggal Ika, NKRI, dan Undang-undang Dasar 1945 (PBNU), Gus Wafi Maimoen menginginkan adanya sebuah kegiatan yang dapat mempersatukan antara Banser dan FPI, khususnya di lingkup kecamatan Sarang. Hal ini dilatarbelakangi kabar yang menyebutkan rencana kehadiran Banser di acara Haul KH. Zubair Dahlan kali ini (sebelumnya telah beredar bc di whatsapp yang menginfokan bahwa Banser akan datang mengamankan acara Haul). Tentu ini surprize, karena momen ini menjadi awal mula Banser menjaga acara Haul sepanjang sejarah Haul KH. Zubair Dahlan dari tahun ke tahun.
Untuk mewujudkan niat mulia ukhuwah Islamiyah, Gus Wafi mengintruksikan para alumni dari Jawa Tengah yang menjadi pengurus DPD FPI untuk mengajak 50 orang anggota ke Sarang, guna menjaga acara Haul KH. Zubair Dahlan, bersama-sama dengan Banser. Dengan antusias, DPD FPI Jawa Tengah memberikan jawaban kesiapan, sam’an wa tho’atan kepada perintah mulia dari KH. A. Wafi Maimoen Zubair tersebut. Acara ditutup dengan tausyiah oleh KH. Zuhrul Anam dan KH. A. Wafi Maimoen, serta buka bersama di ndalem KH. A. Wafi Maimoen.
Tekad Ukhuwah Islamiyah yang digelorakan KH. A. Wafi Maimoen Zubair tersebut bukan yang pertama. Satu bulan sebelumnya, pengasuh PP. At Taujieh Al Islamy Leler Randegan Kebasen Banyumas, KH. Zuhrul Anam Hisyam, yang juga menantu Hadlrotussyaikh KH. Maimoen Zubair, juga melalukan kegiatan serupa. Beliau mengundang kedua belah pihak (Banser dan FPI) untuk bersama-sama menjaga acara Akhirus Sanah, yang saat itu juga dirawuhi oleh Hadlrotussyaikh KH. Maimoen Zubair. 
Bila kemudian banyak kesimpangsiuran berita yang beredar di media sosial, baik yang pro maupun yang kontra, kita bisa mengambil hikmahnya, untuk dapat membedakan kelompok-kelompok yang menginginkan terwujudnya Ukhuwah Islamiyah, dan kelompok-kelompok yang menginginkan ummat Islam berpecah belah. Semoga Allah SWT meridloi setiap langkah beliau. Aamiin.


Artikel Terkait