Komandan Nasional: Siaga Malhamah Kubro, Tidak Ada Netral Antara Kebajikan & Kebathilan

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Menyikapi kondisi nasional bangsa yang terus menghawatirkan, Komandan Nasional Mabes NU Garis Lurus, KHM. Luthfi Rochman mengingatkan bahwa kaum muslimin tidak boleh netral diantara kebajikan dan kebathilan. Seorang muslim harus membela perkara yang haq.

Terkait polemik kezaliman gubernur Jakarta Ahok yang menyulut perpecahan bangsa, maka kaum muslimin harus berada di posisi melawan Ahok dan semua kekuatan besar serta media massa di belakangnya. Sikap seorang muslim harus melawan kebathilan. Berikut ini pernyataan yang kami kutip dari akun pribadinya.

HARI INI INDONESIA TERBAGI MENJADI DUA KUTUB: KEBAJIKAN & KABATHILAN, TIDAK ADA KUTUB NETRAL

Siapapun yang hari ini membela Ahok sebagai perwujudan dajjal kecil, Dia adalah #musuh meskipun mengaku muslim, kiai, habib, ustadz maupun ustadzah. Baik sipil maupun militer baik rakyat maupun pejabat baik manusia maupun jin apapun organisasinya.

Siapapun yang melawan dan berseberangan dengan Ahok dan semua kekuatan yang ada di dibelakangnya baik pengusaha maupun semua media mereka, maka dia adalah teman. Apapun posisinya saat ini baik sipil maupun militer, rakyat maupun pejabat, ulama, kiai, habib, ustadz, ustadzah. Baik manusia maupun jin apapun organisasinya.

Allah telah menggaris negara ini. Tidak boleh bersikap netral. Mukmin dan munafik telah menampakkan diri. Bersiaplah menghadapi ‘Malhamah Kubro’. Hanya ada dua kekuatan; Kebajikan dan Kebathilan. Kiamat semakin dekat.

Wallahul Musta’an, Wa Hasbunallah Wa Nikmal Wakiil, Nikmal Maula Wa Nikman Nashir


Artikel Terkait