Buya KH. Ahmad Qurthubi Jaelani, Kiai Para Jawara Banten Yang Kagum NU Garis Lurus

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Nama lengkapnya ialah Buya KH. Ahmad Qurthubi Jaelani. Beliau termasuk ulama kharismatik yang lurus dan asli dari tanah Banten. Karena kelahiran Banten, maka selain beliau seorang yang alim di bidang ilmu agama, Buya Qurthubi (panggilan akrab) adalah seorang pimpinan jawara yang disegani.

Ketokohannya tidak diragukan di mata masyatakat Banten, karena beliau aktif berdakwah khususnya pada tataran nahi munkar di tengah masyarakat. Contohnya, saat sekte Ahmadiyah mulai merongrong aqidah warga Banten, maka Buya Qurthubi termasuk yang rajin membendung perkembangan sekte Ahmadiyah di wilayah Banten.

Buya Qurthubi sendiri adalah pendiri Pondok Pesantren Assalafiyah Alfutuhiyah Banten. Pada usia 19 tahun (tepatnya tahun 1990) Buya Qurtubi diperintahkan oleh gurunya, Al-allamah Al-arif Billah KH. Badruddin Shafiyullah dari Sukabumi agar mendirikan pesantren dan terus beristiqamah mengajar para santrinya.

Di samping mengajar di pesantren dan berdakwah di tengah masyarakat sekitar Banten, Buya Qurthubi juga mendapat mandat dari Habib Rizieq Syihab untuk mengisi pengajian di hadapan ratusan santri Markaz Syariah FPI Banten, dengan membaca karya Abuya Sayyid Muhammad  Alwi al-Maliki, kitab “Mafahim Yajibu antushahhah.”

Sejak setengah tahun yang lalu, Buya Qurthubi mulai memperhatikan dengan seksama hiruk pikuk yang terjadi di seputar ormas NU khususnya pada tataran kepengurusannya, lantas beliau mendapati adanya gerakan kultural dari tokoh-tokoh ulama NU yang masih beraqidah lurus dan bersih dari kepentingan duniawi, yang senantiasa menyuarakan kebenaran dan bernahi munkar dalam tubuh NU. Maka dengan serta merta, Buya Qurthubi sangat bangga dan mendukung perjuangan para ulama dan aktifis NU Garis Lurus.

“Sebab NU Garis Lurus itu berisikan para ulama dan pejuang yang istiqamah dalam berdakwah di jalan lurus, mengikuti ajaran Mbah Hasyim Asy’ari serta para pendiri NU lainnya,” kata Buya Qurthubi yang disampaikan kepada Imam Besar NU Garis Lurus, KH. Luthfi Bashori, saat menyempatkan diri berkunjung ke pesantren Alfutuhiyah Banten, Selasa (14/2).

Bagi Buya Qurthubi, istiqomah akan melahirkan karomah, maka beliau senantiasa berpesan kepada murid-muridnya, “Jangan mengejar karomah, tapi carilah sifat istiqomah, karena nanti dengan sendirinya secara otomatis istiqomah akan melahirkan karomah dan kemuliaan sendiri.”

“كن طالبا الاستقامة ولا تكن طالبا الكرامة”. Jadilah ulama yang istiqomah, jangan menjadi ulama yang mencari karomah. Karena dengan istiqomah maka karomah akan datang sendiri, itulah pesan yang sering disampaikan Buya Qurthubi Jaelani.

Wallahul Musta’an


Artikel Terkait