Komandan Nasional: Pembela Pemimpin Kafir, Tidak Diakui Umat Nabi Muhammad

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Fenomena kaum munafiqin di akhir zaman yang sangat gigih membela para pemimpin zalim dan para pemimpin pembohong sudah masuk dalam isyarat mukjizat yang tersyirat dalam hadits Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallama.

Berikut penjelasan komandan nasional NU Garis Lurus KH. Muhammad Luthfi Rochman yang juga menyinggung para pembela pemimpin kafir tidak akan diakui Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallama sebagaimana kami kutip dari akun pribadinya.

PEMBELA PEMIMPIN ZALIM & PENDUSTA BUKAN TERMASUK UMMAT NABI MUHAMMAD

Dalam sebuah hadits diriwayatkan tanda -tanda akhir zaman yang kelihatannya sudah sangat nampak di hari ini. Inilah mukjizat agung Nabi Muhammad Shollallahu alaihi wasallama.

ﻭﻋﻦ ﺍﻟﻨﻌﻤﺎﻥ ﺑﻦ ﺑﺸﻴﺮ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ ﻗﺎﻝ ﺧﺮﺝ ﻋﻠﻴﻨﺎ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻭﻧﺤﻦ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﺴﺠﺪ ﺑﻌﺪ ﺻﻼﺓ ﺍﻟﻌﺸﺎﺀ ﻓﺮﻓﻊ ﺑﺼﺮﻩ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﺛﻢ ﺧﻔﺾ ﺣﺘﻰ ﻇﻨﻨﺎ ﺃﻧﻪ ﺣﺪﺙ ﻓﻲ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ ﺃﻣﺮ ﻓﻘﺎﻝ ‏( ﺃﻻ ﺇﻧﻬﺎ ﺳﺘﻜﻮﻥ ﺑﻌﺪﻱ ﺃﻣﺮﺍﺀ ﻳﻈﻠﻤﻮﻥ ﻭﻳﻜﺬﺑﻮﻥ ﻓﻤﻦ ﺻﺪﻗﻬﻢ ﺑﻜﺬﺑﻬﻢ ﻭﻣﺎﻷﻫﻢ ﻋﻠﻰ ﻇﻠﻤﻬﻢ ﻓﻠﻴﺲ ﻣﻨﻲ ﻭﻻ ﺃﻧﺎ ﻣﻨﻪ ﻭﻣﻦ ﻟﻢ ﻳﺼﺪﻗﻬﻢ ﺑﻜﺬﺑﻬﻢ ﻭﻟﻢ ﻳﻤﺎﻟﺌﻬﻢ ﻋﻠﻰ ﻇﻠﻤﻬﻢ ﻓﻬﻮ ﻣﻨﻲ ﻭﺃﻧﺎ ﻣﻨﻪ)ﺭﻭﺍﻩ ﺃﺣﻤﺪ، والطبراني و ابن حجر في اﻷمالي المطلقة.

Dari shahabat Nu’man Bin Basyir Rhadhiyallahu anhuma. Berkata: Dulu Rasullullah keluar menemui kami saat kami berada di dalam masjid setelah sholat isya’. Lalu beliau mengangkat kepalanya kelangit dan menunduk hingga kita menyangka ada sesuatu yang berkenaan dengan langit. Lalu beliau bersabda;

“Perhatikanlah…!Akan datang setelahku para pemimpin ZALIM dan PEMBOMBONG. Barangsiapa membenarkan kebohongan mereka (para pemimpin pembohong) dan mendukung dengan pembelaan terhadap kezaliman mereka (para pemimpin zalim) MAKA DIA BUKAN GOLONGAN UMMAT KAMI DAN SAYA BUKAN GOLONGAN DIA. Barangsiapa yang tidak membenarkan kebohongan mereka (para pemimpin pembohong) dan tidak mendukung dengan pembelaan terhadap kezaliman mereka (para pemimpin zalim) maka dia golongan ummat kami dan saya golongan darinya. (HR. Ahmad Bin Hanbal, Ath Thobroni, Ibnu Hajar Al Asqolani dalam kitab Amali Al Muthollaqoh).

Dari hadits ini diambil kesimpulan dari mukjizat Nabi di akhir zaman:

1. Akan muncul para pemimpin pembohong contoh bohong soal korupsi, bohong dengan janji, bohong terhadap rakyat & ummat.

2. Selain pembohong, Para pemimpin juga Zalim. Pemimpin kafir tentu melebihi kezaliman pemimpin zalim karena kekafiran/kesyirikan adalah kezaliman terbesar.

إن الشرك لظلم عظيم

Sesungguhnya kesyirikan/kekafiran adalah kezaliman besar.

3. Para pembela pemimpin zalim, pembohong apalagi pemimpin kafir TIDAK DIAKUI SEBAGAI UMMAT NABI MUHAMMAD Shollallahu alaihi wasallama.

Wallahu Alam


Artikel Terkait