Mengingkari Kewajiban Penerapan Syariat Islam Adalah Kekufuran

Shortlink:

image

NUGarisLurus.com – Dewasa ini karena terlalu mengakarnya pemikiran liberal sekulerisme, bukan hanya non muslim yang anti dengan penerapan syariat Islam. Bahkan penyakit kronis kufur ini menjangkiti banyak orang yang ber-KTP Islam yang mengaku muslim.

Berikut ini paparan tentang bahaya kekufuran menentang penerapan syariat Islam yang dijelaskan Imam Besar NU Garis Lurus KH. Luthfi Bashori melalui website resminya pejuangislam.com.

MENGAKU MUSLIM, TAPI KOTRA SYARIAT

Oleh KH. Luthfi Bashori

Melaksanakan syariat Islam hukumnya wajib bagi setiap individu muslim. Syariat Islam adalah segala ketentuan dan ketetapan Allah dan Rasul-Nya bagi semua orang yang mengaku telah beriman.

Jika ada orang yang telah mendeklarasikan dirinya sebagai seorang muslim yang beriman, namun ia enggan melaksanakan syariat Islam, maka pengakuannya itu hanyalah kebohongan dan kepalsuan belaka.   

Syariat Islam itu luas cakupannya, ada syariat ibadah yang bersifat individual, ibadah jama’i (kolektif), tata krama bermunajat kepada Allah, adab kesopanan terhadap Rasulullah SAW, metode belajar agama, tata cara bergaul dengan masyarakat, aturan berniaga, hukum pidana terhadap pelanggaran agama dan sosial, dan sebagainya sesuai yang tertera di dalam Alquran dan Hadits serta ijma’ para ulama.

Allah berfirman yang artinya: “Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang mengaku dirinya telah beriman kepada apa yang diturunkan kepadamu dan kepada apa yang diturunkan sebelum kamu? Mereka hendak berhukum (berhakim) kepada Thaghut (sesembahan selain Allah), padahal mereka telah diperintah mengingkari Thaghut itu. Dan syaitan bermaksud menyesatkan mereka (dengan) penyesatan yang sejauh-jauhnya. Apabila dikatakan kepada mereka: ‘Marilah kamu (tunduk) kepada hukum yang telah Allah turunkan dan kepada hukum Rasul’, niscaya kamu lihat orang-orang munafik menghalangi (manusia) dengan sekuat-kuatnya dari (mendekati) kamu. (QS. An-Nisa: 60-61)

Dalam sebuah Hadist Qudsi diriwayatkan bahwa Allah SWT berfirman, “Hai hamba-hamba-Ku, sesungguhnya Aku menyempurnakan nikmat-Ku atas kamu sekalian dan Aku utus kepada kalian rasul-rasul yang mulia supaya kalian mengetahui hukum-hukum syari’at-Ku. Maka mengapa kalian berpaling dari-Ku, sedangkan Aku adalah Tuhan Yang Maha Kaya Lagi Maha Pemurah. Demi keperkasaaan dan keagungan-Ku, adaikata kalian menaati-Ku, niscaya Aku tolong kalian melawan musuh-musuhmu. Dan apabila kalian meminta tolong kepada-Ku dalam menghadapi berbagai kesulitan niscaya Aku tolong kalian. Akan tetapi kalian mendurhakai-Ku, maka Aku berpaling dari kalian sehingga kalian ditimpa kehinaan dan siksaan yang menghinakan.”

Menginkari kewajiban melaksanakan syariat Islam secara menyeluruh, adalah sebuah kekufuran yang wajib dijauhi oleh setiap umat Islam. Sedangkan kewajiban setiap muslim adalah melaksanakan semua kewajiban yang telah ditentukan oleh syariat serta menjauhi semua larangannya.

Wallahu Alam


Artikel Terkait