Usulan KHR. Muqtafi Aschal Untuk Tim Bahsul Masail Lirboyo

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Ulama Madura yang juga cucu Syaikhona Kholil Bangkalan KHR. Muqtafi Abdullah Schal ikut mengomentari hasil bahsul masail pesantren Lirboyo yang memberikan legalisasi untuk tokoh yang sudah menyimpang dari Aswaja Prof. Dr. Said Aqil Siroj memimpin PBNU. [http://aswajamuda.com/menolak-kepemimpinan-pbnu/]

Menurut Kiai Muqtafi, Seharusnya yang di bahas oleh Tim Bahsul Masail Lirboyo adalah hukum tentang “Bagaimana jika orang yang menyimpang dari aqidah Aswaja memimpin PBNU?” [Lihat http://www.nugarislurus.com/2016/03/tim-masail-ilmiah-al-anwar-sarang-kerusakan-jalan-pikiran-sas.html]

“Ada lompatan pertanyaan dalam bahtsu tersebut yang memberikan kesan bahwa Lirboyo tidak memihak kepada akidah Ahlussunnah Waljamaah. tapi justru lebih memihak kepada Said Aqil Siroj (SAS), “Kata Kiai Muqtafi, Sabtu (9/4).

“Bahtsu tersebut terkesan memposisikan SAS dalam posisi pemimpin yang baik tetapi dizhalimi oleh beberapa kiai yang berusaha menggoyahkan kepemimpinannya. Bahtsu tersebut tidak menyentuh awal persoalannya sebenarnya apa ?,”Tegasnya.

Menurut beliau, Umat akan semakin  kehilangan pegangan jika Bahtsu dan pesantren telah kehilangan idealisme. Karena Yang ada justru pragmatisme.

Selanjutnya KHR. Muqtafi memberikan usulan kepada pesantren Lirboyo agar membahas soal berikut yang seharusnya dijadikan pertanyaan;

1. Bagaimana hukumnya risywah (suap) dalam muktamar?

2. Bolehkah memilih pemimpin yang akidahnya menyimpang?

3. Bagaimana hukum mempertahankan kepemimpinan orang yang cacat secara akidah?

Wallahu Alam


Artikel Terkait