Mesra Dengan SAS, Aswaja GL: Hari Tanoe Tidak Adil Menurut Syariat

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Pemimpin partai Perindo dan juga penggagas acara maksiyat akbar Miss World Hary Tanoesoedibjo mengunjungi pesantren milik ketua PBNU Said Agil Siraj. Kedua sosok ini terlihat sangat akrab bercengkrama sebagaimana di laporkan dari facebook Hary Tanoesoedibjo.

Menanggapi kemesraan pimpinan ormas Islam dengan biang kerok maksiyat akbar tersebut, Aswaja Garis Lurus melalui halaman facebooknya memberikan tanggapan dan mengingatkan kaum muslimin bahwa Hary Tanoe bukanlah sosok yang adil karena merupakan perintis acara maksiyat akbar dunia Miss World untuk pertama kalinya di Indonesia.

HARY TANOE BUKAN ORANG YANG  “ADIL”  MENURUT STANDAR SYARIAT, KARENA HARY TANOE TERMASUK AHLI MAKSIAT

Umat Islam tentu belum melupakan informasi berikut ini:

“SELENGGARAKAN MISS WORLD, HARY TANOE MERUGI”

SENIN, 16 SEPTEMBER 2013 | 12:16 WIB

Hary Tanoesoedibjo. TEMPO/Dasril Roszandi

TEMPO.CO, Jakarta – Direktur Utama MNC Group Hary Tanoesudibyo mengaku mengalami kerugian dalam menyelenggarakan acara Miss World 2013. Terlebih dengan adanya keputusan pemindahan seluruh acara dari Jakarta ke Bali.

“Dari awal rugi, tidak ada satu pun yang ingin pegang Miss World karena siapa pun yang memegang pasti rugi,” katanya dalam jumpa pers di MNC Tower pada hari ini, Senin, 16 September 2013.

Sayangnya, Hary Tanoe enggan merinci kerugian yang ditanggung MNC Group selaku penyelenggara. Namun, ia memastikan jumlahnya terbilang signifikan. Hary merinci beberapa hal yang harus diubah adalah reservasi hotel, tiket pesawat, dan tempat tujuan aktivitas para kontestan. “Saya tidak bisa men-disclose karena itu kebijakan MNC, tapi tanpa dipindah pun sudah merugi, apalagi dipindah,” ujar dia.

Ia melanjutkan, pelaksanaan Miss World di beberapa negara sebelumnya mendapat dukungan dari pemerintah. Akan tetapi, di Indonesia pemerintah menyatakan tidak memiliki anggaran untuk menyelenggarakan Miss World.

“Akhirnya, diputuskan MNC menanggung semuanya. Tujuan dari MNC itu untuk mengangkat citra dari bangsa karena belum pernah ada eventyg diliput sampai hampir di seluruh dunia,” kata dia. Untuk diketahui, acara Miss World ini akan disiarkan stasiun televisi dari 186 negara.

Calon Wakil Presiden yang diusung Partai Hanura ini menegaskan kerugian yang dialami MNC Group tidak mempengaruhi kinerja perseroan secara keseluruhan. MNC diyakininya masih terus berjalan dengan dukungan dari anak usaha lainnya.

Ia berharap keputusan pemindahan ijin acara oleh pemerintah tidak berdampak pada iklim investasi di Indonesia. Pasalnya, dalam penyelenggaraan acara ini deretan pengusaha kakap di luar negeri juga turut datang.

“Jangan sampai ciptakan rasainsecurity kalau kepastian hukum kurang bisa ditegakkan, karena kalau itu terakumulasi bisa berdampak ke investasi,” kata Hary.

___________________________________

KET:



“PENYELENGGARAAN MISS WORLD ADALAH AJANG KEMAKSIATAN YANG NYATA”.

Miss World adalah ajang pamer aurat bagi para wanita dari seluruh dunia yang merupakan budaya barat. Miss World sendiri jelas bertentangan dengan syariat Islam dan budaya ketimuran. Itulah sebabnya di zaman orde baru alm. Bapak Presiden Soeharto selalu menolak penyelenggaraannya di Indonesia.

Wallahu Alam

Sumber fb: Aswaja Garis Lurus


Artikel Terkait