Pernyataan Imam Besar Untuk PP GP Ansor Garis Lurus Dan ‘Islam Nusantara’

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Setelah mendapat dukungan dari pimpinan majelis syura Majelis Rasulullah SAW, Imam Besar NU Garis Lurus KH. Luthfi Bashori mengeluarkan pernyataan untuk ketua umum pengurus pusat gerakan pemuda ansor Garis Lurus KH. Jakfar Shadiq.

PERNYATAAN IMAM BESAR NU GARIS LURUS, KH. LUTHFI BASHORI, DALAM MERESPON DITETAPKANNYA KH. JAKFAR SHADIQ SEBAGAI KETUA UMUM GP. ANSHOR GARIS LURUS:

“Alhamdulillah, saya merasa ikut bahagia mendengar komitmen KH. Jakfar Shadiq, Sampang Madura, yang mana beliau akan terus setia berkhidmat kepada para pendiri NU, dengan cara menjaga kelestarian ajaran ASWAJA yang anti Syiah, anti Wahhabi dan anti Liberal, “tegasnya kepada NUGarisLurus.com, Sabtu 20 Februari 2016.

Menurut Kyai Luthfi, Ajaran Aswaja sangat cocok dijadikan panduan hidup bagi umat Islam di Indonesia.

“Karena ajaran Aswaja ini sangat cocok dijadikan panduan hidup bagi umat Islam di Indonesia pada khususnya, “lanjutnya.

Menentang Gagasan Islam Nusantara

Kyai Haji Luthfi Bashori menegaskan bahwa Kyai Jakfar Shadiq adalah sosok yang juga lebih memilih istilah Islam Aswaja daripada istilah Islam Nusantara.

“Apalagi KH. Ja’far Shadiq berkomitmen juga memilih istilah ISLAM ASWAJA, sebagai icon atau ciri khas bagi warga NU sejak masa lampau hingga kapan pun, daripada mengadopsi istilah ISLAM NUSANTARA yang baru-baru ini dikembangkan dan dimarakkan oleh beberapa orang, “Kata Kyai Luthfi.

Pengasuh Ribat Al Murtadla dan pengurus MUI kota Malang ini menyatakan bahwa istilah Islam Nusantara marak diperjuangkan kalangan liberal.

“Saya juga sepakat dengan pemahamam KH. Ja’far Shadiq, bahwa istilah ISLAM NUSANTARA itu banyak syubhatnya serta adanya tasyabbuh dengan istilah “ISLAM NUSANTARA” yang marak diperjuangkan oleh kaum Liberal, “tutupnya.


Artikel Terkait