Jawaban Untuk ‘Ustad Facebook’ Abu Janda Al – Boliwudi

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Mendadak ustad facebook Abu Janda Al – Boliwudi kembali membuat heboh dengan propaganda murahan anti syariat Islam. Berikut tulisannya yang sangat di dukung kaum kuffar Nashrani di negeri ini. [Baca juga http://www.nugarislurus.com/2015/11/abu-janda-dan-pengikut-syiah-surya-hamidi-buat-video-mengaku-aswaja.html]

:: KALIAN DIMANA? ::

Padahal masih setahun lagi PILGUB Februari 2017, tapi aroma kampanye “tidak sehat” sudah mulai tercium di DKI.. FPI berkedok GMJ (Gerakan Masyarakat Jakarta) mulai bergerak menggalang massa dengan wacana “GUBERNUR MUSLIM untuk Jakarta”.

FPI maupun GMJ bukan ormas yang punya pemasukan rutin & anggaran.. tidak perlu orang cerdas untuk membaca gerakan ini besutan parpol yang akan mengusung CAGUB. Selama 12 bulan ke depan, warga Jakarta siap-siap dibisingkan oleh “MUSLIM HARAM DIPIMPIN KAFIR”

Sebenarnya yang ingin Ustad tanyakan kepada siapa saja yang merasa berhak menentukan bahwa “si ini haram, si itu haram” adalah, situ PUNYA JASA APA bagi Indonesia? sampai merasa punya HAK boleh ikut ngatur Republik ini?

Sekali lagi.. APA JASA kalian bagi negeri ini sampai kalian merasa punya HAK untuk menentukan si ini haram, si itu haram, kepada saudara sebangsa hanya karena beda agama atau aliran?

REPUBLIK INI BUKAN MILIK 1 AGAMA

Ketika Kemerdekaan Republik ini diperjuangkan oleh tetes darah & tangis anak bangsa tak hanya Muslim tapi juga non muslim, bahu membahu mengusir penjajah, KALIAN DIMANA?

Ketika ribuan nasionalis mengorbankan jiwa raga, rumah, orang tua, anak saudara, demi satu keyakinan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang menaungi berbagai suku & agama, KALIAN DIMANA?

KALIAN DIMANA ketika putri Maluku Martha Christina Tiahahu yang non muslim mengangkat senjata melawan Kolonial Belanda?

KALIAN DIMANA ketika Kapitan Pattimura (Thomas Matulesy)  yang non muslim merebut benteng Belanda pada tahun 1817?

KALIAN DIMANA ketika Wolter Monginsidi yang non muslim memperjuangkan kemerdekaan?

KALIAN DIMANA ketika Agustinus Adisutjipto yang non muslim gigih melawan pendudukan Belanda sampai namanya diabadikan menjadi nama Bandara di Yogyakarta?

KALIAN DIMANA ketika Yos Sudarso yang non muslim gugur dalam pertempuran diatas KRI Macan Tutul?

KALIAN DIMANA ketika I Gusti Ngurah Rai yang non muslim gugur memimpin rakyat Bali melawan penjajahan Belanda?

Republik ini merdeka diatas pengorbanan ribuan jiwa, darah & air mata pejuang NON MUSLIM yang ikut angkat senjata.. lalu kalian sekarang seenaknya mengharam-haramkan anak cucunya? JASA KALIAN APA?

Pinjam istilah Melayu, maaf cakap, tapi tak punya jasa tak usah sok ngatur!

Bhinneka Tunggal Ika (Berbeda-beda tetapi tetap satu), adalah WASIAT para pendiri bangsa kepada kita semua agar saling menghormati.. Republik ini bukan milik 1 agama, 1 golongan, 1 etnis, tapi milik seluruh rakyat Indonesia, milik NON MUSLIM juga.

ISLAMISASI OK
ARABISASI NO!

Memaksakan Syariat islam kepada Republik Indonesia, apalagi sampai mengharam-haramkan saudara sebangsa adalah Arabisasi, BUKAN Islamisasi. Karena dalam Islam, Plural adalah mandat Allah.

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku AGAR KAMU SALING KENAL-MENGENAL.”. (Al-Quran, Surat Al-Hujarat 49 : 13)

DALAM ISLAM, PLURAL MANDAT ALLAH.

Ustad Abu Janda al-Boliwudi

Jawaban NU Garis Lurus Untuk Ustad Facebook Abu Janda al-Boliwudi

:: KALIAN LUPA? ::

KALIAN LUPA, Ketika Yos Sudarso terbunuh oleh penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA, ketika Wolter Monginsidi terbunuh di tangan penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA, jika I Gusti Ngurah Rai itu terbunuh oleh penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA, jika Martha Christina Tiahahu putri Maluku itu mengangkat senjata untuk mengusir penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA, jika Kapiten Pattimura itu mengusir dan merebut benteng penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA, jika Agustinus Adisucipto gigih melawan penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA, jika I Gusti Ngurah Rai gigih melawan dan terbunuh penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA, jika Tuanku Imam Bonjol mengerahkan seluruh santrinya untuk mengusir penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA dengan pertempuran sengit Jenderal Sudirman melawan penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA dengan semangat berkobar Bung Tomo ketika berteriak : Allahu Akbar..! Guna mengobarkan semangat juang para pemuda Soerabaja dalam melawan penjajah yang beragama Nasrani?

KALIAN LUPA dengan Ir. Soekarno yang dengan bahasa diplomasinya mampu membakar semangat juang warga Nusantara untuk mengusir penjajah yang beragama Nasrani?

JANGAN LUPA, mereka yang berjuang itu rela berkorban nyawa untuk mengusir PENJAJAH yang beragama NASRANI.

JANGAN LUPA, Wali Songo dan generasi penerusnya itu juga berjuang melawan PENJAJAH yang beragama NASRANI. Bahkan sebagian besar para sunan Walisongo itu KETURUNAN ARAB…!

TOLERANSI BERAGAMA YES!
CAMPUR ADUK AQIDAH NO!

[Baca http://www.nugarislurus.com/2015/11/bukti-foto-kecenderungan-syiah-abu-janda-al-boliwudi-dan-kedekatan-syiahliberal.html]

Wallahu Alam


Artikel Terkait