Terompet Sampul Al Qur’an, Habib Thohir: Jangan Tunggu Api Jihad Meletus!

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – penghujung akhir tahun 2015 ini, Tokoh Aswaja Kota Tegal Al-Habib Thohir bin Abdullah Al-Kaff Singa Podium Indonesia yang juga Pembina Jam’iyah Rotib Rotibayn bekerjasama dengan Polri, TNI dan juga Pemerintah kota Tegal menyelenggarakan Maulid Akbar yang bertepatan juga dengan pergantian tahun 2015-2016 diselenggarakan tepat di Alun – Alun Tegal juga sebagai acara tandingan untuk mencegah kemaksiatan tahun baru masehi.

Al-Habib Thohir bin Abdullah Al-Kaff ingin merubah kebiasaan masyarakat yang pada umumnya melakukan kemaksiatan diubah menjadi malam yang penuh rahmat dengan adanya Maulid Akbar tepat di jantung Kota Tegal.

image

image

Pada acara tersebut dihadiri oleh Ibu Walikota Tegal Hj. Masythoh Suparno yang akrab di panggil Bunda Shinta, Komforpinda, Bapak Kodim 0712, Kapolresta Tegal dan dipenuhi ratusan ribu pengunjung dari berbagai macam elemen masyarakat khususnya para pemuda dan pemudi pecinta Rasulullah Shollallahu alaihi wasallama.

Dalam ceramahnya Habib Thohir Al-Kaff marah besar apabila ada yang menghina agama Islam sebagaimana yang dilakukan sekelompok minoritas. Beliau juga menyorot kasus terbaru pelecehan terompet tahun baru yang dibuat dari sampul Al-Qur’an.

“Sebelum api jihad meletus di bumi ini tolong jangan macam-macam dengan kami..! Kami tidak pernah mengusik agama lain tapi kalau kami sudah diwiwit ( didahului ) kami tidak akan tinggal diam !”. Kata Habib Thohir berapi -api.

Habib Thohir juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan bersifat arogan. Semua harus lewat jalur hukum dan apabila ada permasalahan yang menyangkut penghinaan agama secepatnya dilaporkan ke pihak kepolisian.

Kemudian Habib Thohir juga menegaskan kepada aliran tertentu yang suka membid’ah -bid’ahkan maulid, tahlil dan mengkafirkan wali-wali Allah, “Jangan coba-coba menghina ahlussunah wal jamaah di Tegal. Apabila ada yang berani masuk ke Tegal dan menghina ahlussunah waljamaah cepat laporkan ke saya”. Tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Belum lama ini Aswaja kota Tegal berhasil menggagalkan acara wahabi Firanda Andirja, Tokoh muda wahabi yang angkuh menuduh syirik Abuya Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki dan Syaikh Abdul Qodir Al Jailani.

Selanjutnya, Habib Thohir menghimbau kepada masyarakat Tegal agar toleransi dan hidup berdampingan dengan yang lain, rukun, tidak saling menghina, apalagi sampai terjadi permusuhan. Yang jelas Islam adalah agama yang membawa rahmat Islam, bukan teroris.

Beliau berharap agar setiap tahun baru masehi di isi dengan acara Maulid agar masyarakat tegal mencintai Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallama.

Wallahu Alam


Artikel Terkait