Penulis Sejarah Berdarah Sekte Wahabi, Syaikh Idahram: Syiah Sesat Bisa Kafir

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Berikut sikap tegas Ustadz Marhadi Muhayyar LC yang juga dikenal dengan Syaikh Idahram terhadap wahabi dan syiah. Tokoh yang sangat di benci wahabi karena bukunya ‘Sejarah Berdarah Sekte Wahabi Salafi’ ini memberikan sikapnya terkait syiah yang beliau rilis untuk NUGarisLurus.com.

image

Buku Baru Syaikh Idahram

“Adapun tentang syiah, Saya berkeyakinan Syiah Rafidhah itu sesat bahkan bisa dihukumi kafir karena mengkafirkan sahabat-sahabat mulia: sayidina Abu Bakar, Sayidina Umar, Sayidina Utsman, Sayidah Aisyah, Sayidah Hafshah radhiyallahu ‘anhum, jelasnya.

Menurut Ustad Marhadi, Syiah mempunyai beragam jenis dan sekte.

“Sebatas pengetahuan alfaqir yang dangkal ini, syiah itu beragam, yang sangat berbahaya adalah syiah rafidhah yang mencaci maki sahabat -sahabat Nabi Shollallahu Alaihi Wasallama,” Katanya.

“Fatwa resmi Khomeini dan para rahbar (ulama) Iran melarang mencaci-maki simbol -simbol sunni. Ada di antara syiah rafidoh yang dipelihara inggris marja Irak seperti Yasser Habib yang punya belasan pemancar di London. Syiah inilah yang terang -terangan melaknat para sahabat mulia Nabi Shollallahu Alaihi Wasallama. Menurut alfaqir, Apapun alirannya, Apapun kecenderungan mazhabnya,  jika sudah mencaci maki dan melaknat, Jelas bukan ajaran Islam tapi ajaran iblis. Jadi syiah yang melaknat adalah syiah iblis. Nabi s.a.w. bersabda, “mencaci maki orang Islam suatu kefasikan dan memeranginya  (membunuhnya) adalah kekafiran.” (Shahih bukhari). Sedangkan alfaqir bukan seorang syiah, alfaqir pengikut tarekat Syadzili sejak dari Kairo. Mursyid alfaqir syaikh yusuf Bin Muhyiddin albakhur alhasani. Bagi alfaqir,  sepertinya di syiah itu ada indikasi penisbatan perkataan -perkataan yang bukan perkataan Imam Ja’far Ashadiq tapi dinisbatkan ke Imam Ja’far. Salah satu indikasinya adalah, dalam beberapa tarekat, salah satu ahlu silsilahnya adalah Imam Ja’far, tapi anehnya ajaran tarekat tidak termasyhur di syiah. Ini klarifikasi alfaqir. Mohon maaf jika inipun ada yang kurang berkenan. Ridho n-naas ghooyatun laa tudrok (mengharap keridhaan semua orang tujuan yg tidak akan pernah dijumpai/mustahil). Wallahu a’lam


Artikel Terkait