Bolehkan Sholat Jum’at Sendiri, Sukino MTA Lawan Ijma’ Ulama

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Bukan hanya halalkan yang haram seperti daging Tokek, Kadal, Bekicot, Cicak, Kelelawar, Tikus [Lihat video: http://youtube.com/watch?v=ddDrQpBwdg0], Pemimpin wahabi MTA Sukino juga berpendapat ngawur membolehkan sholat jum’at sendirian [Lihat video: http://youtube.com/watch?v=UFkUlFQdAXo&itct=CA4QpDAYBiITCMGenb-qwMoCFVBSfgodyIcAszIHcmVsYXRlZEipw-DI98uTlQI%3D&client=mv-google&hl=en≷=ID]

Berikut bantahan tentang pendapat ngawur Sukino bolehkan sholat jum’at sendirian yang kami kutip dari halaman facebook pondok pesantren Al – Anshory Purworejo.

Jawaban Ngawur Sukino MTA Bolehkan Sholat Jum’at Berdua Atau Sendirian

Sukino MTA telah melawan Ijma’ Ulama dengan menyatakan boleh sholat jum’at sendirian. Berkata Imam Nawawi Asy Syafi’ie dalam kitab Majmu’ Syarakh Muhaddzab, Imam Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bari dan Imam Asy Syaukani dalam kitab Nailul Author bahwa ulama telah bersepakat ijma’ bahwa sholat jum’at tidak boleh dikerjakan sendirian atau munfarid.

ﻭﻗﺎﻝ ﺍﻹﻣﺎﻡ ﺍﻟﻨﻮﻭﻱ الشافعي ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ في ﺍﻟﻤﺠﻤﻮﻉ: 4/504

ﺃﺟﻤﻊ ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻋﻠﻰ ﺃﻥ ﺍﻟﺠﻤﻌﺔ ﻻ ﺗﺼﺢ ﻣﻦ ﻣﻨﻔﺮﺩ , ﻭﺃﻥ ﺍﻟﺠﻤﺎﻋﺔ ﺷﺮﻁ ﻟﺼﺤﺘﻬﺎ.

ﻭﻣﻤﻦ ﻧﻘﻞ ﺍﻹﺟﻤﺎﻉ ﺍﺑﻦ ﺣﺠﺮ ﻓﻲ ﺍﻟﻔﺘﺢ : ( 2/308 ) ﻭﺍﻟﺸﻮﻛﺎﻧﻲ ﻓﻲ ﻧﻴﻞ ﺍﻷﻭﻃﺎﺭ : ( 2/209 )

“Ulama telah bersepakat Ijma’ bahwa Sholat Jum’at tidak sah dilakukan sendiria” (Majmu’: 4/504 Fathul Bari 2/308 Nailul Author 2/209)

Lalu Sukino MTA ikut siapa? Mujtahid baru? Apa bukan ulama?

DALIL DALAM AL QUR’AN

Diantara dalil-dalil yang menyebutkan kewajiban shalat jum’at adalah firman Allah swt:

ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺇِﺫَﺍ ﻧُﻮﺩِﻱ ﻟِﻠﺼَّﻠَﺎﺓِ ﻣِﻦ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟْﺠُﻤُﻌَﺔِ ﻓَﺎﺳْﻌَﻮْﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺫِﻛْﺮِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺫَﺭُﻭﺍ ﺍﻟْﺒَﻴْﻊَ ﺫَﻟِﻜُﻢْ ﺧَﻴْﺮٌ ﻟَّﻜُﻢْ ﺇِﻥ ﻛُﻨﺘُﻢْ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ.

Artinya : “Hai orang orang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat Jum’at, Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah dan tinggalkanlah jual beli yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.” (QS. Al Jumu’ah : 9)

Karena dalam Al Qur’an perintah untuk jama’ maka tentu aneh mengatakan sholat Jum’at boleh sendirian?

Hanafiyah

Abu Hanifah dan Muhammad Bin Hasan berpendapat bahwa shalat jum’at bisa dilakukan minimal oleh tiga orang selain imam (jadi 4) walaupun mereka orang yang musafir atau orang sakit.

ﻓَﺎﺳْﻌَﻮْﺍ ﺇِﻟَﻰ ﺫِﻛْﺮِ ﺍﻟﻠَّﻪ

Artinya : “Maka bersegeralah kamu kepada mengingat Allah.” (QS. Al Jumu’ah : 9)

Malikiyah

Para ulama Maliki memberikan persyaratan jumlah minimal yang  hadir adalah 12 orang dalam shalat dan khutbah, sebagaimana riwayat dari Jabir bahwa Nabi saw pernah berkhutbah dengan berdiri pada hari jum’at kemudian datang rombongan dagang dari Syam dan para jama’ah menghampirinya sehingga yang tersisa hanya tinggal dua belas orang saja, kemudian turun firman Allah swt dalam surat al Jumu’ah.

ﺍَﺫِﺇَ ﺭَﺃَﻭْﺍ ﺗِﺠَﺎﺭَﺓً ﺃَﻭْ ﻟَﻬْﻮًﺍ ﺍﻧﻔَﻀُّﻮﺍ ﺇِﻟَﻴْﻬَﺎ ﻭَﺗَﺮَﻛُﻮﻙَ ﻗَﺎﺋِﻤًﺎ.

Artinya : “dan apabila mereka melihat perniagaan atau permainan, mereka bubar untuk menuju kepadanya dan mereka tinggalkan kamu sedang berdiri (berkhotbah).” (QS. Al Jumu’ah : 11)

Syafi’iyah Dan Hanabilah

Para ulama Syafi’i dan Hambali berpendapat bahwa shalat jum’at hanya bisa dilakukan dengan jumlah 40 orang atau lebih dengan imamnya adalah penduduk setempat yang baligh, berakal, merdeka, laki-laki.. mereka membolehkan imam seorang musafir apabila jumlah jama’ah lebih dari 40 orang. Dalil yang digunakan oleh mereka adalah apa yang diriwayatkan oleh Baihaqi dari Ibnu Mas’ud bahwasanya Nabi saw melakukan shalat jum’at di Madinah sedangkan jumlah mereka adalah 40 orang. (al Fiqhul Islami wa Adillatuhu juz II hal 1295 – 1297).

Hati -Hati Dengan MTA

image

Muhammad Lutfi Rochman Khuwaidim Pondok Pesantren Al – Anshory.

Wallahu Alam

Sumber: FB Pesantren Al – Anshory Purworejo.


Artikel Terkait