Rais ‘Amm NU Serukan: Jangan Paksa Karyawati Muslim Dengan Atribut Natal!

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Rais ‘Amm NU yang juga Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH. Makruf Amin menyerukan kepada setiap perusahaan untuk tidak memerintahkan karyawan-karyawati yang beragama Islam untuk memakai atribut natal.

“Kita sudah minta dan memberikan seruan agar jangan ada lagi memaksa Muslim memakai simbol natal termasuk Sinterklas,” kata Kiyai Makruf di Jakarta, Kamis (10/12/15) lalu.

Kyai Makruf mengaku khawatir pemaksaan akan menyinggung perasaan umat Islam. Hal itu pun dinilai bisa berdampak buruk pada kerukunan yang telah terbangun.

“Kita minta jangan sampain ke situ lah. Jadi nanti itu menyinggung perasaan kelompok Muslim. Dan mereka merasa di paksa,” ujarnya.

“Jangan sampai ada perusahaan dan lembaga yang memaksa melakukan itu. Nanti akan ada reaksi yang tidak baik,” tambahnya.

Terkait regulasi yang mengatur kerukunan, Kyai Makruf mendorong agar Peraturan Bersama Menteri Agama Nomor 9 dan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2006 bisa menjadi undang-undang. “Kalau diundang- undangkan nanti akan jadi kekuatan hukum,” ujarnya.

MUI mengaku siap mendukung penuh upaya tersebut karena berperan penting dalam menjaga kerukunan umat beragama. Ia menyarankan, dalam revisi aturan tersebut perlu ada tambahan seperti sanksi dan kedudukan majelis agama dalam mengatur umat masing- masing. [SuaraIslam/NUgl]


Artikel Terkait