Galeri Intifada Dan Puisi Seorang Palestina

Shortlink:

image

image

NUGarisLurus.Com – Puisi seorang Palestina, satu -satunya negara di abad modern yang masih terjajah hingga kini dan kebetulan negara Islam? Mungkinkah sikap dunia berubah jika musuh Palestina bukan Yahudi Zionis Israel? Wallahu Alam.

image

Kalian bicara tentang hak mempertahankan diri…
Sementara yang kalian lakukan adalah menyerang, menjarah, dan menguasai…
Kalian bicara tentang hak untuk hidup di muka bumi…
Namun tentu saja itu mengecualikan hak hidup kami…

image

Kalian bicara atas nama Yahudi… sementara banyak kaum Yahudi yang mengecam kejahatanmu hingga kini…
Kau ulang-ulangi cerita derita akibat penindasan NAZI…
Kami bersimpati namun tentu itu bukan alasan pembenaran penindasanmu yang keji…

image

Betapa naif kalau zionis mengaku sebagai pejuang Yahudi sejati…
Sementara kelas buruh Eropa punya ratusan bahkan ribuan pejuang Yahudi…
Yang menjawab anti semit fasisme dengan perlawanan bukannya lari…
Mendirikan negeri sendiri…
Negeri yang didirikan di atas kesengsaraan dan penderitaan kami…

image

Dan disini ketika kau bicara tentang hak kedaulatan, semua punya dua arti…
Hakmu untuk memerintah, dan hak kami untuk patuh menuruti…
Hakmu untuk berkuasa, dan hak kami untuk tunduk atau mati…

image

Tapi seperti burung pemakan bangkai…
Yang tak bisa menyamar sebagai merpati…
Tirani pun selamanya tak akan bisa menyamar sebagai demokrasi…
Apa pun wujudnya, mulai imperium macedonia, fasisme NAZI, stalinis soviet, hingga Israel saat ini,
Kelas penguasa dan kaum penindas tak akan pernah abadi…

image

karena penindasan akan menemui…
Resistensi dan kelas penguasa akan diguncang dengan revolusi…

image

image

Kemenangan INTIFADA memang belum terjadi…
Namun ia akan terus datang kembali…

image

Allahu Akbar…!!!
Allahu Akbar…!!!
Allahu Akbar…!!!

Wallahu Alam


Artikel Terkait