TV9 Main potong, Inilah Klarifikasi KH Ali Badri Mashuri

Shortlink:

KH ALI Badri Mashuri

KH ALI Badri Mashuri

NUGarisLurus.Com –Merasa Wawancara dipotong [tidak ditampilkan secara penuh] oleh pihak TV9, Khawatir disalah tafsirkan dan juga khawatir digiring ke ranah Opini yang seolah-olah beliau berpihak dan setuju atas konsep islam Nusantara, padahal sebenar nya beliau tidak mau mengomentari, maka inilah Klarifikasi KH Ali badri mashuri. Pengasuh Pondok pesantren Ar-risalah, Pasuruan Jawa timur.

  • “Wawancara tanpa buat janji. Tiba-tiba ada wartawan TV9 menghampiri saya, padahal saya sedang terburu-buru mau naik kuda mengawal arak-arakan Syekh Fadhil Al-Jailani dan Pemangku Sultan Bulungan Kalimantan Utara.
  • Saya menjadi bertambah gugup karena pertanyaan terakhir tentang Islam Nusantara. Dalam wawancara itu kalimat saya dipotong (tidak lengkap), lengkapnya begini:Untuk islam Nusantara karena banyak beda pendapat diantara Ulama mengenai konsep yang terjadi pada akhir-akhir ini maka saya tidak berkomentar, yang pasti ada kemungkinan seseorang itu berniat baik tapi disalah fahami oleh orang lain, sebagaimana ada kemungkinan seseorang itu membuat sesuatu dengan nama yang baik untuk tujuan yang tidak baik”

Main potong, tak mau menampilkan secara penuh apabila tidak menguntungkan pihak pengusung konsep islam Nusantara bukan kali ini saja dilakukan oleh pihak Kru TV9, Sebelum ini Ceramah Al habib Rizieq malah sepenuhnya dipotong, sebagai gantinya adalah Iklan selama 30 menit, Iklan terlama di Televisi Nasional, masuk Muri Iklan terpanjang TV Nasional. hal ini menuai kontraversi terkait kebijakan pihak TV9 yang tidak obyektif. dan membuat banyak pemirsa yang merasa kecewa.

INILAH KLARIFIKASI KH ALI BADRI MASHURI.Merasa Wawancara dipotong [tidak ditampilkan secara penuh] oleh pihak TV9, Khawatir disalah tafsirkan dan juga khawatir digiring ke ranah Opini yang seolah-olah beliau berpihak dan setuju atas konsep islam Nusantara, padahal sebenar nya eliau tidak mau mengomentari, maka inilah Klarifikasi KH Ali badri mashuri. Pengasuh Pondok pesantren Ar-risalah, Pasuruan Jawa timur. "Wawancara tanpa buat janji. Tiba-tiba ada wartawan TV9 menghampiri saya, padahal saya sedang terburu-buru mau naik kuda mengawal arak-arakan Syekh Fadhil Al-Jailani dan Pemangku Sultan Bulungan Kalimantan Utara.Saya menjadi bertambah gugup karena pertanyaan terakhir tentang Islam Nusantara. Dalam wawancara itu kalimat saya dipotong (tidak lengkap), lengkapnya begini:Untuk islam Nusantara karena banyak beda pendapat diantara Ulama mengenai konsep yang terjadi pada akhir-akhir ini maka saya tidak berkomentar, yang pasti ada kemungkinan seseorang itu berniat baik tapi disalah fahami oleh orang lain, sebagaimana ada kemungkinan seseorang itu membuat sesuatu dengan nama yang baik utk tujuan yang tidak baik"Main potong, tak mau menampilkan secara penuh apabila tidak menguntungkan pihak pengusung konsep islam Nusantara bukan kali ini saja dilakukan oleh pihak Kru TV9, Sebelum ini Ceramah Al habib Rizieq malah sepenuhnya dipotong, sebagai gantinya adalah Iklan selama 30 menit, Iklan terlama di Televisi Nasional, masuk Muri Iklan terpanjang TV Nasional. hal ini menuai kontraversi terkait kebijakan pihak TV9 yang tidak obyektif. dan membuat banyak pemirsa yang merasa kecewa.

Posted by NU Garis Lurus on Sunday, 1 November 2015


Artikel Terkait