Sesuai Prediksi, Anggota DPR PKB Yaqut Cholil Calon Tunggal Dan Ketua Baru GP Ansor

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Sesuai prediksi awal bahwa pemilihan ketua baru GP Ansor untuk mencari pengganti Nusron Wahid mirip dengan muktamar NU. Tepat pukul 11.11, Jum’at hari ini sidang pleno Konggres Gerakan Pemuda (GP) Ansor menetapkan ketua umum baru masa khidmat 2015-2020. Anggota DPR RI PKB yang juga keponakan Gus Mus, Yaqut Cholil Qoumas terpilih secara aklamasi.

Yaqut Cholil Qoumas menjadi calon tunggal yang menyisihkan semua nama calon yang muncul tanpa ada pemilihan yang layak selayaknya kongres. Seperti diberitakan sebelumnya, sejumlah calon nama bermunculan dalam Kongres GP Ansor kali ini. Mereka adalah Yaqut Cholil Qoumas, Hery Azumi (mantan Ketua Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), Munadi Herlambang (PP GP Ansor), dan KH Abdussalam Shohib (Pengasuh Pesantren Manbaul Ma’arif, Denanyar, Jombang).

Namun semua nama calon yang muncul tidak ada satupun yang dipilih oleh peserta seperti layaknya sebuah pemilihan.Dalam sidang pleno pemilihan yang dipimpin langsung oleh Nusron Wahid itu mengklaim telah menerima surat dukungan kepada Yaqut Cholil sebanyak 361 dari 376 total yang mempunyai hak suara. Dengan demikian, Langsung dapat diambil kesimpulan Yaqut Cholil mendapatkan lebih 50% dukungan dari pemilih.

Melihat kenyataan ini, Nusron Wahid langsung menanyakan kepada peserta konggres, “Apakah Yaqut Cholil Qoumas bisa langsung ditetapkan sebagai ketua umum?” Kemudian secara aklamasi Nusron Wahid sendiri yang menetapkan Yaqut Cholil Qoumas sebagai ketua umum baru GP Ansor.

Dalam sambutan pertamanya Yaqut Cholil mengatakan, ” Dibawah pimpinan Nusron Wahid, GP Ansor mencapai grid tertinggi. Sulit rasanya untuk menyamai, apalagi mengalahkan”.

Namun Yaqut Cholil optimis dengan dukungan warga Ansor dia bisa minimal menyamai prestasi Nusron Wahid. Wallahu Alam, Wallahul Musta’an


Artikel Terkait