Meski Syiah Bahaya Untuk NKRI, Apa PCNU Bogor Tetap Akan Laporkan ANNAS Ke Polisi?

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Menurut berita yang ditulis KataKini.Com, PCNU Kota Bogor akan Laporkan Aliansi Anti Syiah. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bogor, agar segera menggugat Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS), Pasalnya, organisasi yang diketuai oleh KH. Athian Ali M.Dai tersebut telah mencatut logo Nahdlatul Ulama untuk kegiatan acaranya.

Sebagaimana banyak beredar di media sosial, organisasi tersebut melakukan Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus ANNAS Wilayah Bogor Raya pada Ahad, 22 November 2015, di Aula KONI Gelanggang Olahraga Kota Bogor.

Ketua PCNU Kota Bogor Ifan Haryanto mengatakan kalau dirinya menerima selebaran deklarasi itu di Balaikota Bogor. Di dalam selebaran tersebut terdapat logo Nahdlatul Ulama dan beberapa organisasi sosial-keagamaan. Karena organisasi Nahdlatul Ulama tidak terlibat dalam acara tersebut, Ifan menyampaikan secara terbuka keberatannya.

“PCNU Kota Bogor tidak terlibat dalam acara tersebut dan kami keberatan logo NU dicantumkan pada acara tersebut. Jika organisasi tersebut merevisi undangan yang mencatut logo NU itu, PCNU Kota Bogor mempertimbangkan untuk melaporkan ke pihak yang berwajib,” ujar alumni IPB Bogor itu.

Dukungan Pagar Nusa

Sementara itu Asep Hadian Permana SH, aktivis Pagar Nusa Kota Bandung yang kebetulan sedang melaporkan situs voa- islam.com karena menghina KH.Abdurrahman Wahid, melecehkan PBNU dan menyebar isu rasisme, mendukung penuh agar pengurus PCNU Kota Bogor segera melaporkan pencatutan logo PCNU yang dilakukan anak buah KH. Athian Ali tersebut.

“Perlu dilaporkan ke polisi supaya hal tersebut memperjelas persoalan. Tabayun melalui jalur yang tepat karena pencatutan logo organisasi publik memang perlu melalui instrumen negara,” ucapnya.

Terkait dengan acara gerakan anti Syiah, Asep Hadian memberi komentar, bahwa bagi para Jam’iyyah dan jam’ah sikap NU terhadap golongan sudah jelas. Menurutnya NU hanya akan anti terhadap kelompok yang anti ‘Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 45 dan NKRI.

“Terkait perbedaan dengan berbagai kelompok Islam lainnya, hal itu tidak menjadikan NU harus agresif, sepanjang tidak membahayakan harmoni umat sebagai sesama anak bangsa. Nah, kalau sudah bersikap seperti ini jangan lantas gagal pikir lalu menganggap kita adalah Syiah,” ujarnya tertawa. [Katakini]

Apa Syiah Tidak Bahaya Untuk NKRI? Melaknat Dan Mencaci Istri Dan Shahabat Nabi Juga Menciptakan Harmoni? Wallahu Alam


Artikel Terkait