Fatwa Mufti Australia Syaikh Salim Alwan Tentang Mursyid Thoriqoh Pecinta Musik Haram

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Ada seseorang yang bertanya kepada Syaikh DR. Salim ‘Alwan al- Husaini Ketua Umum Darul Fatwa Australia (Mufti Australia/Ketua Majelis Ulama Australia) tentang bilamana ada seseorang mursyid thoriqoh tapi menyukai bermain musik yang haram dan meninggalkan sholat Jum’at bagaimana hukum dari sang mursyid tersebut.

فتوى الشيخ الشريف سليم بن علوان الشافعي الرفاعي الحسني مفتي الشافعية باوستراليا

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
ما رأيكم سيدي في رجل من  المنتسبين إلى الطريقة الصوفية والناس من أتباعه يعتقدون ولايته واهليته في إرشاد المريدين وهو مغرم جدا باستعمال بعض آلات الموسيقى المحرمة في الشرع ويترك صﻻة الجمعة، هل مثل هذا الرجل يجوز الحكم عليه بوﻻيته عمﻻ بحسن الظن به أو يجوز الحكم عليه بعدم وﻻيته وبفسقه؟

Fatwa Mufti Mazhab Syafi’i Australia Syaikh Asy Syarif Salim Bin Ulwan Asy Syafi’i Ar Rifa’ie Al Hasaniy

Assalamu’alaukum Warahmatullah Wabarakatuh.

Bagaimana pendapatmu wahai Sayyid tentang seseorang laki-laki yang (mursyid red) yang dinisbatkan kepada thoriqoh Shufiyah dan para pengikutnya meyakini tentang kewalian dan keahliannya dalam memberi irsyad kepada para murid dan orang tersebut sangat terbujuk dengan menyukai bermain sebagian alat musik yang haram dan meninggalkan sholat jum’ah, Apakah boleh orang ini tetap disandarkan kepada kewalian dengan mengamalkan jalan khusnuzdhon atau boleh memberi hukum kepadanya sebagai bukan wali dan termasuk orang fasik?

الجواب من فضيلة الشيخ الشريف سليم بن علوان الحسني الشافعي الرفاعي الحسني مفتي الشافعية باوستراليا.
بعيد عن الولاية. اللهم الا اذا سبقت له استقامة ثم غاب عقله فلا يدري ماذا يفعل

Jawaban dari Syaikh Asy Syarif Salim Bin Ulwan Asy Syafi’i Ar Rifa’ie Al Hasaniy Mufti Australia.

Sangat jauh dari kewalian. Allahumma kecuali ketika orang tersebut sangat istiqomah hingga hilang aqalnya lalu tidak mengetahui apa yang telah dia perbuat.

Wallahu Alam

image

Ancaman Aliran Sesat Terhadap Kaum Muslimin Indonesia

Beberapa waktu lalu saat berkunjung ke Indonesia, Mufti Besar Australia, Dr Sheikh Salim Alwan Al-Husainiy dan Mufti Besar Ukraina, Dr Sheikh Akhmed Tamim mengungkapkan umat Islam saat ini tengah menghadapi ancaman terbesar dari golongan pembawa akidah menyimpang (sesat). Gerakan ini diyakini telah masuk ke institusi-institusi pendidikan setingkat perguruan tinggi yang bertujuan meracuni pikiran generasi muda dengan ajaran-ajaran menyesatkan.

“Hendaknya kita berpegang teguh pada ajaran yang sudah diajarkan ulama- ulama terdahulu dan jangan mudah menerima ajaran baru yang menyesatkan. Terutama bagi mereka yang tengah belajar di universitas karena ajaran sesat ini masuk melalui institusi pendidikan seperti universitas,” kata Sheikh Salim Alwan Al-Husainiy.

Sheikh Salim menyebutkan, golongan atau kelompok pembawa akidah menyesatkan ini terus mendakwahkan ajarannya dengan membentuk image negatif ajaran Islam yang sesungguhnya. Menurut Sheikh Salim, bagi umat Islam saat ini diserukan agar terus memperkuat akidah ahlusunnah wal jama’ah serta menjaganya dari segala hal yang merusak eksistensi mazhab ini.

Menurutnya, akidah ahlusunnah wal jama’ah yang benar adalah yang berpegang pada Imam Asy’ari dan Abu Mansur Almaturidi.  Sheikh Salim menyebutkan umat Islam saat ini harus waspada dengan gerakan kelompok tersebut yang bertujuan meracuni pikiran generasi muda.

Beberapa di antara paham itu, kata Sheikh Salim, adalah; paham yang membenci Nabi Muhammad SAW, meyakini Allah menyatu dengan alam, menyerupai Allah sebagai mahkluk, paham yang mengkafirkan seluruh umat Islam karena tidak menjalankan hukum Islam dan beberapa lainnya. Syeikh Salim menyebutkan semua paham paham ini bertentangan dengan Alquran dan sunnah Rasullullah.

Maka, Sheikh Salim menyerukan kepada seluruh umat Islam untuk memperteguh akidah sebagai benteng untuk membendung aliran dan paham menyesatkan itu masuk dalam pikiran umat Islam. Tidak hanya itu, kata Sheikh Salim, para ulama, institusi pendidikan dayah, pesantren, sekolah, masjid dan universitas hingga muazzin di masjid- masjid berkewajiban menyerukan agar umat Islam berakidah dengan akidah ahlusunnah wal jama’ah.

“Banyak kelompok berpaham sesat berkorban untuk mendakwahkan ajaran mereka. Lalu siapa yang akan mendakwahkan akidah ahlusunnah wal jama’ah? Menegakkan kalimat tauhid ‘Laa ilaaha illallah?’ Umat Islam, ulama-
ulama, institusi pendidikan dan pemerintah berkewajiban membantu,” ujar Syeikh Salim yang juga Ketua Majelis Ulama Australia.

Pandangan yang hampir senada juga dikemukakan Mufti Besar Ukraina, Dr Sheikh Akhmed Tamim. Menurutnya, sampai saat ini umat Islam, terutama di Eropa tengah dirongrong ke dalam pengaruh kelompok berpaham menyimpang dengan golongan Islam yang bermazhab ahlusunnah wal jama’ah.

Sheikh Akhmed menjelaskan, citra Islam di Eropa kerap digambarkan buruk karena diprovokasi oleh para orientalis. Kondisi ini juga diperparah oleh minimnya guru dan da’i di sana sehingga akidah menyesatkan dan serangan para orientalis yang memperburuk citra Islam menjadi semakin kuat. Banyaknya buku yang dibaca oleh umat Islam yang ditulis oleh kelompok berpaham liberal dan ekstrem juga semakin memperburuk citra Islam di Eropa.

Sheikh Akhmed juga menyerukan umat Islam harus bersatu memperkuat barisan di tengah gencarnya kelompok berpaham menyesatkan mendakwahkan ajaran mereka di tengah-tengah umat Islam.

“Umat Islam harus bersatu. Jangan berpecah belah. Setiap kita harus berkorban, tidak perlu dengan harta tapi persatuan yang kokoh, itu jauh lebih baik,” ujar Syaikh Akhmed yang telah memulai dakwahnya di Ukraina sejak tahun 90-an. Wallahu Alam


Artikel Terkait