Soal IMB Dan Pembakaran Gereja,Ini Dialog Kami Dengan Nusron Wahid

Shortlink:

image

Klarifikasi Foto dan Pernyataan IMB

NUGarisLurus.Com – Ramai kasus kerusuhan di Singkil, Aceh, Nusron Wahid sebagai pimpinan GP Anshor dan Ketua PBNU memberikan keterangan pers dan kecaman atas pembakaran gereja ilegal tidak punya IMB (Izin Mendirikan Bangunan) di Singkil, Aceh.

Dalam pernyataannya, Nusron menentang pembakaran gereja dan menyebut bahwa banyak masjid yang juga tidak punya IMB.
Para pejuang ‘Brigade Aswaja’ mencoba melakukan klarifikasi, dialog dan tabayun dengan Nusron Wahid. Berikut dialog panjang yang terjadi sebelum Nusron meninggalkan arena.

Ustad Faiz Jakfar Al Amiri: Bang Nusron mesti berani klarifikasi gambar diatas. Bener mau dibongkar semua tuh masjid? Cara pandangnya Bagaimana Bang Nusron?

Nusron Wahid: Sebaiknya dicek ngomongnya dimana terus sumbernya siapa? Saya tidak setuju perusakan gereja dan juga mesjid di mana pun. Tapi juga gereja jangan dibongkar hanya karena tidak punya IMB. Sebab banyak masjid -masjid di kampung -kampung juga tidak punya IMB. Marilah hidup rukun dengan harmoni. Soal gambar itu saya tidak tahu siapa yang buat. Lihat statemen resmi di media resmi saja.

Ustadz Faiz Jakfar Al Amiri: Berarti itu bukan bahasa Bang Nusron ???

Habib Abdullah MA: Jadi pointnya tidak perlu ada aturan pendirian rumah ibadah? Begitukah?

Ustadz Adam Bin Ridlwan: Klarifikasi terkait pernyataan Bang Nusron dulu, baru kita usut siapa pembuat berita.

Nusron Wahid: Poinnya kebebasan beribadah merupakan hak dasar manusia, dan tidak bisa dihalangi oleh ketentuan lain kecuali konstitusi.

Ust Faiz Jakfar Al Amiri: Secara tidak langsung kalimat di berita itu Bang Nusron setuju yah?

Nusron Wahid: Baca lengkap statemen saya.

Habib Abdullah MA: Tidak ada yang melarang ibadah, aturan itu pendirian rumah ibadah.

Nusron Wahid: Pendirian tempat ibadah itu bagian dari sarana ibadah.

Habib Abdullah MA: Sarana kan bukan ibadahnya Mas Nusron?

Nusron Wahid: Membangun masjid ibadah nggak? waktu Nabi hijrah ke Madinah ke orang Nasrani dan Yahudi yang dijamin itu apa? Ibadah dan tempat ibadahkan?

Habib Abdullah MA: Maknanya tidak perlu aturan pendirian rumah ibadah?

Ustadz Muhammad Lutfi Rochman: Kalau tidak ada aturan, SKB 3 Menteri buat apa Mas Nusron? Meski  tidak ada IMB, Tapi ada persetujuan 40 rumah sekitar masjid Itu pasti. Kalo gereja liar? Tidak ada? Yang ada pemalsuan tanda tangan?

Ustadz Muhammad Lutfi Rochman: Mas Nusron itu GP Anshor, Penolong muslimin NU, bukan konstitusi Mas.

Ustadz Naguib Al Ghazali: Mas Nusron ini lebih senang konflik umat atau mendamaikan Umat?
Kalau konflik umat terus anda bela gereja -gereja liar?

Ustadz Muhammad Lutfi Rochman: Satu muslim tewas di Aceh. 3 luka -luka. Kok belain Gereja tanpa IMB?

Nusron Wahid: menolong konstitusi sama saja bela muslimin.

Habib Abdullah MA: Poinnya kebebasan beribadah merupakan hak dasar manusia, Dan tidak bisa dihalangi oleh ketentuan lain kecuali konstitusi, … sesuai dengan pendapat anda tidak ada yang bisa menghalangi kecuali konstitusi. SKB 3 Menteri itu konstitusi bukan?

Nusron Wahid: peraturan yang bertentangan dengan konstitusi.

Ust Muhammad Saad: (Pernyataan Nusron Wahid) Membangun mesjid ibadah nggak? waktu Nabi hijrah ke madinah ke orang Nasrani dan Yahudi yang dijamin itu apa? Ibadah dan tempat ibadah kan?

_______________________

Jaminan apa yang bisa diberikan, jika orang Nashrani membangun rumah ibadah, kemudian tidak melakukan kristenisasi.

Justru SKB dibuat agar tidak terjadu konflik sebab yang dilakukan oleh kaum Nashrani dengan alih -alih membangun rumah ibadah, ternyata melakukan kristenisasi.

Habib Abdullah MA: Konstitusi atau Undang-undang Dasar (bahasa Latin: constitutio) dalam negara adalah sebuah norma sistem politik dan hukum bentukan pada pemerintahan negara.

Ustadz Muhammad Lutfi Rochman: Dalam SKB dua menteri itu, salah satu syarat mendirikan rumah ibadah adalah harus berdasarkan persetujuan masyarakat di sekitar tempat ibadah akan dibangun. Sebelum rumah ibadah dibangun, minimal 90 orang menyetujui pendiriannya yang disahkan kepala desa atau lurah. ini Konstitusi Mas Nusron.

Ustadz Muhammad Saad: Apa karena kurang demokratis, terkesan sok kuasa umat mayoritas. Justru umat islam ini sering didiskriminasi meski mayoritas.

Habib Abdullah MA: SKB 3 Menteri adalah hukum bentukan pada pemerintahan negara.  Maka itu konstitusi.

Ustadz Muhammad Lutfi Rochman: Dan ini pemimpin non muslim yang pernah antum bela Mas Nusron.
http://m.tempo.co/read/news/2015/07/24/083686225/ahok-minta-skb-dua-menteri-soal-rumah-ibadah-dicabut

Ustadz Naguib Al Ghazali: Mas Nusron…coba anda pikir jernih…ada seribu semut mendiami sebuah tempat…tiba -tiba saja tanpa permisi ada seekor lalat datang lalu membuat ruang sendiri. Mas Nusron ini tampil sebagai pembela hak azasi manusia?

Ustadz Muhammad Saad: Sangat naif jika tokoh sekelas Mas Nusron selalu berbaik sangka pada nashrani dengan ajaran misinya. Berapa prosen umat Islam murtad karena program kristenisasi…???

Ustadz Muhammad Lutfi Rochman: Kewajiban saya sebagai orang NU yang punya ghiroh diin Sudah saya sampaikan buat Mas Nusron. Kelak hari kiamat tanggung jawab antum pikul sendiri Mas.

Habib Abdullah MA: mungkin Bagi Mas Nusron itu bukan murtad tapi mendapatkan kebenaran baru.

Ustadz Muhammad Saad: Bisa jadi Bib, kan penganut faham Pluralisme?

Ustadz Naguib Al Ghazali: Apa Mas Nusron punya kelas? kelas apa?

Ustadz Muhammad Saad: Lho pimpinan Anshor Ustadz, Omongannya didenger para pengikutnya?

Ustadz Naguib Al Ghazali: Pimpinannya Anshor…? ya mestinya bela kepentingan wong Islam…di Aceh adalah salah satu target kristenisasi…Dengan banyaknya Gereja di sana maka akan semakin sukses proyek kristenisasi…Masak pimpinannya Anshor dukung kristenisasi ?

Ustadz Abu Salam: Yang dilupakan Saudara Nusron adalah apapun posisinya dan di manapun berada tetap berstatus mukallaf yang wajib mengaplikasikan hukum Islam dalam batas kemampuan. Tapi kalau sudah jadi الانسان عبد الاحسان atau من أكل تمرهم اطاع امرهم repot. SKB menghalangi kebebasan beragama tentunya versi Saudara Nusron.

Terus nanti membajak konsep حفظ الدين yang diartikan melindungi kebebasan beragama?

Ustadz Mahmud Sutarwan: Bang Nusron kok selalu semangat berstatement kalau menyangkut kepentingan umat muslim dan menyudutkan non muslim, ada apa Bang…?

Setiap UU yang menguntungkan umat muslim, Bang Nusron selalu angkat bicara tidak setuju, dengan alasan tidak sesuai konstitusi, kebinnekaan, kultur ke-Indonesiaan, Sebenarnya bagaimana sih pemahaman Islam Mas Nusron? Apakah hanya karena NU, fasilitas dari Anshor Mas nusron emoh dan ogah dengan syari’at dan mengedepankan hak konstitusi atau HAM, Demi toleransi yang keblabasan? Otaknya Nusron kacau, Gusdurian tulen…!!!

Nusron Wahid: kalau kalian nggak setuju itu hak kalian.

Ustadz Muhammad Saad: Wah relatifisme liberalnya keluar.

Ustadz Mahmud Sutarwan: Ini bukan sekedar hak Mas Nusron, Tapi Syari’at Islam yang anda acak -acak dan perlu diluruskan. Anda Ketua Anshor, Sama halnya anda merusak Anshor dan NU pada umumnya.

Nusron Wahid: Wong kyai -kyai sepuh di NU mendukung saya kok. Kalian ribut amat. Kalau nggak suka yaa sudah.

Ustadz Mahmud Sutarwan: Kyai Sepuh siapa? Gus Dur, Said aqiel ? ahh ngarang,,,! Kyai liberal,,, Itu baru benar.

Ustadz Muhammad Saad: Nggak ilmiah Mas Nusron…kyai siapa?

Nusron Wahid: Yaa kyai saya lah banyak. Memang yang punya kyai kalian saja?

Ustadz Muhammad Saad: Bha ha ha…iya sebutin Mas Nusron. Saya juga bisa ngaku -ngaku kayak antum?

Ustadz Mahmud Sutarwan: Kyai dari goa hantu tah? kyai jabat, kyai Kian Santang?haha. Kalau orang berilmu, ukuran standaritas bukan kyai, Tapi ilmu dan syari’at, karena pemahaman kyai bisa melenceng dan sesat, contohnya Gus Dur, Kalau Mas Nusron nurut Gus Dur, selamanya nyungsep.

Nusron Wahid keluar meninggalkan arena dialog…


Artikel Terkait