Pawai Ribuan Aswaja Bangil Anti Syiah Bersama NU Garis Lurus

Shortlink:

image

image

image

image

NUGarisLurus.Com – Ribuan massa Aswaja kota Bangil Pasuruan Jawa Timur gelar aksi ‘Anti Syiah Sesat Menyesatkan’ dalam rangka peringatan hari besar Islam tahun baru 1 Muharram 1437H dan pawai ta’aruf Aswaja dengan tema: ‘Menjaga dan Melestarikan NKRI Sebagai Bumi Aswaja’.

Hadir dalam aksi ini tokoh sentral Aswaja dan NU Garis Lurus KH. Luthfi Bashori, Habib Zaid Al kaff Pasuruan, KH. Nur Kholis Mustari Pimpinan Aswaja Bangil, Ustadz Munir Ketua Aswaja Bangil, Habib Nizar BSA, Ketua pelaksana, dan Ulama serta Umara di penjuru kota Pasuruan.

Sekte syiah menjadi ancaman sangat besar terutama di Bangil, Pasuruan karena pusat kaderasisasi agama syiah di seluruh Indonesia berpusat di YAPI BANGIL, Pasuruan, Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Imam Besar NU Garis Lurus KH. Luthfi Bashori mengupas:  “Bahwa Pawai Ta’aruf ini adalah sebagai rasa gembira dan syukur atas dijadikannya NKRI sebagai Bumi Aswaja, dan bukan Bumi Syiah.Karena itu, bentuk rasa syukur ini kita aplikasikan salah satunya dengan mengadakan pawai ta’aruf.

Berbeda dengan Syiah, jika datang bulan Muharram, mereka memukul-mukul badannya sendiri hingga darah berceceran.

Ini pertanda balasan dari Allah, karena kaum Syiah menuduh Sayidatuna Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu anha, istri Nabi S.A.W tercinta itu sebagai pelacur. Padahal menuduh wanita shalihah sebagai pelacur itu sanksinya adalah hukuman cambuk.

Maka Allah mentakdirkan kaum Syiah itu mencambuk diri mereka sendiri sebagai sanksi langsung dari Allah”.

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Wallahu Alam


Artikel Terkait