Kenapa Mereka Enggan Disebut Wahabi? Ini Kata KH. Muhammad Idrus Ramli

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Pengikut aliran menyimpang yang didirikan Muhammad Bin Abdul Wahhab An Najdi sangat enggan jika disebut ‘wahabi’. Apa penyebabnya? Ini penjelasan KH. Muhammad Idrus Ramli dalam akun facebooknya.

TENTANG NAMA WAHABI

Wahabi adalah nama aliran yang dinisbatkan kepada pendirinya, Muhammad bin Abdul Wahhab an Najdi.

Pada awalnya nama Wahabi menjadi nama kebanggaan bagi golongan mereka. Sehingga pada tahun 1343 Hijriah, ketika Wahabi berhasil menaklukkan Hijaz, mereka menerbitkan kitab karya salah seorang ulama Wahabi berjudul,

ﺍﻟﻬﺪﻳﺔ ﺍﻟﺴﻨﻴﺔ ﻭﺍﻟﺘﺤﻔﺔ ﺍﻟﻮﻫﺎﺑﻴﺔ ﺍﻟﻨﺠﺪﻳﺔ

(Hadiah yang luhur dan anugerah kaum Wahabi dari Najd).

Setelah itu, dengan banyaknya generasi Wahabi yang radikal, para penguasa Wahabi mulai merasa tidak nyaman dengan nama Wahabi yang mereka banggakan. Karena setiap disebut nama Wahabi, kaum muslimin menjadi tidak suka kepada mereka. Untuk meredam antipati umat Islam terhadap mereka, para tokoh Wahabi mulai meninggalkan nama tersebut dan beralih kepada nama Salafi.

Dewasa ini, sebagian kaum Wahabi mengarahkan nama Wahabi kepada aliran Wahabi masa silam yang telah punah, yaitu pengikut Abdul Wahhab bin Rustum. Sepertinya kaum Wahabi sekarang tidak tahu sejarah alirannya sendiri yang pernah merasa bangga dengan nama Wahabi sampai menulis kitab berjudul,

ﺍﻟﻬﺪﻳﺔ ﺍﻟﺴﻨﻴﺔ ﻭﺍﻟﺘﺤﻔﺔ ﺍﻟﻮﻫﺎﺑﻴﺔ ﺍﻟﻨﺠﺪﻳﺔ
Karya Sulaiman bin Sahman.

Silakan nama kitab tersebut dicari di Google. Pasti ada.

Wallahu Alam


Artikel Terkait