Ahok Larang MR Gunakan Monas, Nusron Wahid: Kita Perjuangkan Bersama!

Shortlink:

image

image

NUGarisLurus.Com – Gubernur Non Muslim DKI Jakarta Ahok melarang Majelis Rasulullah (MR) menggunakan monas sebagai tempat tabligh akbar yang sudah rutin digunakan setiap tahun dan dihadiri ulama dari Hadhramaut Yaman Habib Umar Bin Hafidz.

Setahun lalu, MR juga dipersulit oleh Ahok untuk menggunakan monas dengan berbagai alasan namun akhirnya di izinkan. Kebijaksanaan berbeda dilakukan Ahok dengan mengizinkan monas dipakai untuk perayaan Paskah April lalu.

Ketua umum GP Anshor dan pejabat ketua PBNU Nusron Wahid saat dialog dalam acara ‘Jakarta Lawyer Club’ di TV One membahas tentang larangan ibadah Qurban di Jakarta oleh Ahok, Nusron Wahid membela Ahok dengan berkata lantang jika Ahok melarang Tabligh Akbar atau acara haul di Jakarta baru kita demo si Ahok.

Saat dikonfirmasi berbagai pihak tentang janjinya, Nusron Wahid menjawab dengan singkat dan pasti akan membantu MR yang hari ini di larang Tabligh Akbar di monas.

“Kita perjuangkan bersama. Insya’allah bisa,” Katanya singkat Sabtu, 17 Oktober 2015.

Nusron mengaku sudah mengkomunikasikan hal ini dengan teman -teman di Majelis Rasulullah.

“Saya sudah bicara sama teman -teman Majelis Rasulullah, Tutupnya.

Tahun lalu Ahok juga mempermainkan izin MR memakai Monas sebagai tempat Tabligh Akbar, Namun akhirnya Ahok memberikan Izin. Saat itu sebagai bentuk kenang -kenangan majelis syuro MR Habib Nabil Musawa memberilan jaket MR untuk Ahok. Apa ini akan kembali terulang?
Wallahu Alam

image

Presiden Jokowi menggunakan jaket Majelis Rasulullah

image

Mari kita tunggu dan tagih janji Nusron Wahid.


Artikel Terkait