[VIDEO] Di Hadapan Para Tokoh NU, KH Luthfi Bashori: Said Aqil Tidak Pantas Pimpin NU

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – KH. Luthfi Bashori membuktikan penyimpangan- penyimpangan Said Aqil Siradj dalam buku karangannya, Diantaranya sebagai berikut:




1. Said Aqil Menulis: “Itulah yang ditulis oleh Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy’ari dalam qanun asasi dan setiap muktamar NU disampaikan oleh Rais Aam sebagai sambutan pokok. Kalau kita mempelajari Ahlussunnah dengan sebenarnya, batasan seperti itu agak membuat kita risih. Katakan saja cukup memalukan. Karena, itu sebab Asyari dan ulama-ulama sepuh kita yang lain sangat manipulatif.”

2. Said Aqil Menulis: “Terpilihnya Abu Bakar merupakan satu kesalahan yang dampak buruknya dijaga Allah demi kejayaan Islam”

3. Said Aqil Menulis: “Dengan demikian kemampuan Rasulullah meredam fanatisme Kabilah sebenarnya tidak tuntas.”

4. Said Aqil Menulis: “Di masa awal pemerintahan, kira kira 6 tahun pertama kekhalifahan Utsman keadaan wajar wajar saja. Semua berjalan dengan baik, kemenangan terjadi dimana mana. Namun, di masa akhir ketika usianya mulai lanjut, Utsman menjadi PIKUN”

5. Said Aqil Menulis: “Hakikatnya Islam adalah Tunduk kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa disertai penyerahan diri secara totalitas. sikap tunduk dan hormat ini merupakan manifestasi hati nurani yang paling dalam tanpa paksaan maupun intimidasi. Bahwa sebagai makhluk Tuhan kita akan mengikuti segala hukum dan ketetapannya. Dalam kata lain, memeluk Agama Islam adalah berarti berislam dan BUKAN PEMUTLAKAN ISLAM SEBAGAI SATU-SATUNYA AGAMA. Tidak mustahil seorang yang mengaku secara formal sebagai pengikut Yahudi, Nasrani, Hindu, Budha dan Konghucu atau lainnya namun pada hakikatnya DIA ISLAM. Sekali lagi Allah tidak menuntut manusia untuk memeluk Islam secara formal artinya tak perlu mengikrarkan Syahadat”.

Said Aqil Tidak Pantas Pimpin NU

[VIDEO] Di Hadapan Para Tokoh NU, KH Luthfi Bashori mengatakan: "Said Aqil Tidak Pantas Pimpin NU" KH. Luthfi Bashori membuktikan penyimpangan-penyimpangan Said Aqil Siradj dalam buku karangannya, Diantaranya sebagai berikut:1. Said Aqil Menulis: "Itulah yang ditulis oleh Hadratus Syaikh KH Hasyim Asy'ari dalam qanun asasi dan setiap muktamar NU disampaikan oleh Rais Aam sebagai sambutan pokok. Kalau kita mempelajari Ahlussunnah dengan sebenarnya, batasan seperti itu agak membuat kita risih. Katakan saja cukup memalukan. Karena, itu sebab Asyari dan ulama-ulama sepuh kita yang lain sangat manipulatif."2. Said Aqil Menulis: "Terpilihnya Abu Bakar merupakan satu kesalahan yang dampak buruknya dijaga Allah demi kejayaan Islam"3. Said Aqil Menulis: "Dengan demikian kemampuan Rasulullah meredam fanatisme Kabilah sebenarnya tidak tuntas."4. Said Aqil Menulis: "Di masa awal pemerintahan, kira kira 6 tahun pertama kekhalifahan Utsman keadaan wajar wajar saja. Semua berjalan dengan baik, kemenangan terjadi dimana mana. Namun, di masa akhir ketika usianya mulai lanjut, Utsman menjadi PIKUN"5. Said Aqil Menulis: "Hakikatnya Islam adalah Tunduk kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa disertai penyerahan diri secara totalitas. sikap tunduk dan hormat ini merupakan manifestasi hati nurani yang paling dalam tanpa paksaan maupun intimidasi. Bahwa sebagai makhluk Tuhan kita akan mengikuti segala hukum dan ketetapannya. Dalam kata lain, memeluk Agama Islam adalah berarti berislam dan BUKAN PEMUTLAKAN ISLAM SEBAGAI SATU-SATUNYA AGAMA. Tidak mustahil seorang yang mengaku secara formal sebagai pengikut Yahudi, Nasrani, Hindu, Budha dan Konghucu atau lainnya namun pada hakikatnya DIA ISLAM. Sekali lagi Allah tidak menuntut manusia untuk memeluk Islam secara formal artinya tak perlu mengikrarkan Syahadat"

Posted by NU Garis Lurus on Saturday, 26 September 2015

Wallahu Alam


Artikel Terkait