Islam Marah Gus Nuril Mendengar Nama NU Garis Lurus

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Jargon Islam ramah kembali terbukti hanya kedok untuk menutupi keliberalan karena ketika dalam ranah diskusi mereka pun akhirnya mengeluarkan “Islam Marah” karena sudah tidak mampu lagi berbuat ilmiah.

Adalah Gus Nuril Arifin, Kiai yang rajin blusukan ke gereja marah mendengar nama NU Garis Lurus. Bahkan Gus Nuril Arifin melalui facebooknya seakan mengajak banser, anshor dan pagar nusa untuk bersama melakukan kemarahan.

Gus Nuril marah karena seakan menyindir Gus Idrus Ramli terkait tulisan Agama Islam itu ghoyah atau wasilah dan secara sporadis menuding NU Garis Lurus membajak NU dan berbagai tuduhan kemarahan. Berikut status facebooknya;

Islam itu Ghoyah atau wasilah?

Jika engkau dari Semarang menuju ke Jakarta,menggunakan jalan laut (menggunakan kapal laut perahu) atau dengan jalan darat (menggunakan mobil,sepeda motor atau jalan kaki),maka jalan dan kendaraannya disebut wasilah,dan tujuanmu itu disebut ghoyah.

nah analogi dengan contoh tersebut,maka Islam itu ghoyah atau wasilah,kalau engkau adalah seorang salik yang menjalani suluk menuju kepada Allah ?

Apakah Islam itu Ghoyah yang berarti sama dengan Allah,berarti pula Islam itu menjadi sesembahan dan berhala,atau syareat Islam itu hanya wasilah,pranatan yang diberikan Allah kepada Rosul pungkasan untuk membimbing umat manusia dan mahluk lain baik yang kasat mata atau yang ghoib menuju Allah.

perdebatan ini menghangat,setelah sekumpulan anak muda yang membabajak nama NU dengan menambahkan dibelakangnya dengan Tulisan Garis Lurus. Saya sendiri juga tidak mengerti kenapa Banser dan Ansornya dan Pagar Nusa diam saja melihat pembajakan NU dandigunakan untuk menyerang ulama ulama sepuh NU.

Lembaga liar ini juga dengan lugas dan kasar nya menuduh ulama ulama NU sekelas Gus Mus dan Kang Said serta Gus Dur sebagai antek Yahudi,islam liberal dan sesat..
sebagai wacana Diskusi sih tidak menjadi persoalan benar,di tubuh NU memang berkembang semangat demokrasi. tetapi kalau sudah menagatasnamakan NU garis alurus,ini sebenarnya langkah pendomplengan dan penghancuran NU secara terbuka,apalagi dengan dimunculkan tokoh Quraisihab,juga yang ;lain sebagai pelopor kesesqatan. padahal ulama ulama tersebut bagi kalangan Nahdliyin sangat di hormati.

Melihat perdebatan dan peracuanan persoalan yang di kalanagan pesantren menjadi diskusi biasa,tetapi dengan tuduhan sesat,kafir dan antek yahudi,jiyai pedeta…saya jadi miris. mereka ini sebenarnya siapa… saya kahawatir mereka ini bibit penyakit faham teraalarang yang akan menghancurkan NU..Jadi menurut pembaca dan sahabat FB, Islam itu Wasilah (sarana dan jalan)atau Ghoyah (tujuan) ????

Tulisan diatas kami copas persis dengan berbagai kesalahan penulisan. Hasbunallah Wanikmal Wakiil. Wallahul Musta’an.


Artikel Terkait