Beredar Penghinaan Terhadap Arab, Jenggot Dan Celana Cingkrang, Ini Nasehat Buya Yahya

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Akhir -akhir ini semakin marak penghinaan terhadap Islam dengan berbagai model dan cara melalui cara halus dan kasar dengan cara mencaci maki arab, jenggot maupun celana cingkrang.

image

Belum lama ini NUGarisLurus.Com sempat berbincang dengan ulama Aswaja kharismatik pimpinan pesantren dan lembaga Al Bahjah KH. Yahya Zainul Maarif (yang lebih akrab disapa Buya Yahya). Redaksi berkeluh kesah kepada Buya Yahya supaya beliau memberikan nasehat kepada ummat maupun media sekuler yang sudah keterlaluan menghina Islam meskipun dengan label arab dan sejenisnya.

Berikut ini nasehat Buya Yahya untuk kita resapi bersama yang berbicara tentang orang -orang yang mulai banyak melecehkan yang berbau kearaban (Nabi Muhammad) sudah masuk masalah etnis. Seperti yang terjadi saat ini yaitu muncul pemikiran pemikiran yang ingin menjauhkan umat Islam dari Nabi Muhammad dengan membenci Arab.

“Menjauhkan umat Islam dari Nabi Muhammad Shallahu Alaihi Wa Salam, dengan mengajak orang membenci Arab hingga memunculkan kebencian,” kata Buya.

Buya memaparkan contoh bagaimana mengajak umat Islam membenci Arab, yaitu dengan merekam atau mempublish perilaku jahat orang-orang Arab, kemudian diblow up ke media dan mengatakan bahwa seperti itulah ajaran Islam. Padahal, Islam sendiri tidak pernah mengajarkan kejahatan.

image

“Kerakusan orang Arab, kejahatan yang ada di Arab, diambil kemudian disematkan kepada Islam, padahal Islam tidak seperti itu. Kalau ada Islam keras muncul dari Arab, ketahuilah Islam lembut yang ada di Indonesia ini datangnya dari ulama Hadratulmaut, serta para Ahlu Bait dari Arab,” ujar Buya.

Padahal menurutnya, Imam Ibnu Hajar Al Haitami membuat buku keutamaan Arab, berjudul “Mablaghul Arab fi Fakhril ‘Arab” dan banyak lainnya. Bahkan menurutnya, para muhaditsin (ahlis hadits) mengatakan, membenci Arab termasuk perbuatan nifaq (menampakkan perbuatan yang tidak sesuai dengan isi hatinya).

Menurutnya, saat ini banyak bermunculkan kelompok yang membenci Arab, yang ujungnya menganggap Arab rendah. Padahal Nabi adalah orang Arab. Hingga di antara mereka banyak yang terpeleset lidahnya.

“Sampai sunnah Nabi pun diganyang, dihabiskan. Kita dengar bahwa ada yang menghina sunnah Nabi soal urusan jenggot, mereka bilang Islam itu bukan jenggot. Innalillahi.., Nabi Muhammad itu
berjenggot, ikhwan,” ujarnya.

image

Buya menegaskan bahwa Nabi Muhammad adalah orang Arab, pendidikan yang diajarkan oleh Nabi Muhammad ketika melihat orang kafir itu yang dibenci kekakafirannya bukan zat manusianya.

Buya Yahya menggaris bawahi bahwa JENGGOT, CELANA CINGKRANG dan ARAB adalah sunnah nabi, simbol Islam dan kebenaran. Kaum muslimin tidak dibenarkan mencaci maki dan melecehkan simbol -simbol Islam dan Sunnah Nabi Muhammad Shollahu ‘Alaihi Wasallama.

Wallahu Alam

Simak Videonya:


Artikel Terkait