Ashab NU Garis Lurus Tegur Tegas Dan Langsung Ulil Yang Sebut Kisah Nabi Ibrahim Tidak Masuk Akal

Shortlink:

image
image

NUGarisLurus.Com – Kaum muslimin selalu membanggakan dan menceritakan Hari Raya Qurban dengan peristiwa Syariat Kurban yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim AS terhadap putranya yaitu Nabi Ismail AS.

Namun seakan kembali mencari sensasi menyebarkan pemikiran Liberalisme terhadap kaum muslimin, Tokoh JIL Ulil Abshar Abdalla mencoba mengingkari peristiwa yang diabadikan Al Qur’an ini dan lebih mempercayai sumber bibel orang kafir karena sentimen kaum Yahudi yang berpendapat bahwa yang dikorbankan Nabi Ibrahim adalah Nabi Ishaq AS. Berikut teguran dam Amar Makruf Nahi Munkar yang dilakukan langsung oleh para Kyai, Habaib, Asatidz Dan Pejuang NU Garis Lurus terhadap Ulil Abshar Abdalla.

Ulil Ashar Abdalla: Kisah Ibrahim Yang Nyaris Tak Masuk Akal http://islamlib.com/agama/kristen/kisah-ibrahim-yang-nyaris-tak-masuk-akal/

Ustadz Ahmad Al Qutfby: Artis hit and run (Ulil beraksi dan lari tidak mau diskusi).
Saya melihat diskusi ulil dengan FKM Jatim dulu lucu. Dianggapnya Ulil alim tapi hujjah -hujjahnya dihabisi dan tak berkutik melawan FKM Jatim. Harusnya jika sudah tak berkutik itu brtaubat dan mengakui kesalahannya. Kemudian memperbaikinya.

Ustadz Massalam: Betul! Sebelum ajal tiba. Mungkin sudah yakin masuk surga. Jadi merasa tak perlu taubat. Apa tidak Kuatir waktu Naza’ nya nggak nyebut Asma Allah? malah Nyebut Patung Liberty USA.
Ayo bertaubatlah Mas Ulil…!!!
Hujjah Liberal itu lemah, dan sangat rapuh. Seperti rapuhnya sarang laba -laba.

Ustadz Muhammad Saad: Ha ha ha…Mas ulil sdh yakin kalau agama liberal paling benar dan pasti masuk surga.

Ustadz Abu Salam: Kata sumanto di surga akan berkumpul paus, bhiksu, Umar bin khatthab, romo mangun. Pokoknya surga untu lintas agama.

Ustadz Muhammad Saad: Sumanto tanpa Qurtubi, pemakan daging manusia, tapi kalau Sumanto Qurtubi pemakan agama. Ia sama dengan Mas Ulil.

Ustadz Abu Salam: Kalau kisah nabi ibrahim tak masuk akal. Ujung-ujungnya qur”an disalahkan

Ustadz Ahmad Al Quthfby: Ketika Mas Ulil diaog dengan FKM Jatim, Mas Ulil menyatakan jika kisah Nabi Musa yang membelah lautan itu tidak ia percayai secara faktual tapi ia percayai secara historis.

Ustadz Abdurraman Arief: قد كانت اسوة حسنة في ابراهيم والذين معه.

Ustadz Abu Salam: Ilmu Pak Ulil di atas Qur’an kok. Sanadnya tak terbatas hanya dari ulama.

Ustadz Abdurrahman Arief: موقوف ايمانه…

Ustadz Abu Salam: Iman lintas batas he he

Ustadz Abdurrahman Arief: Free… lintas neraka. Hihihi…. الله يهديه

Jika kecerdasan kelompok liberal digunakan dalam bidang teknologi mungkin Steve Jobbs kalah jauh.

Ulil Abshar Abdalla: Terima kasih.

image

Kiai Abdul Muhsi: KISAH IBRAHIM NYARIS TIDAK MASUK AKAL ��

Artikel Menantu mantan Rois ‘Am kok begitu ?

Apa karena bentuk mulutnya yang nggak Masuk akal ?

������

Jahat banget JUDUL ARTIKELnya, kerjaannya cuma sensasi dengan cara menjual agama.

Tapi walau begitu MERTUAnya gak mungkin KAGET…Beliau kan NYEGORO.

Kiai Abdul Muhsi: KISAH IBRAHIM NYARIS TIDAK MASUK AKAL ��

Artikel menantu mantan Rois ‘Am kok begitu ?

Apa karena bentuk mulutnya yang Nggak Masuk akal ?

������

Jahat banget JUDUL ARTIKELnya, kerjaannya cuma cari sensasi dengan cara menjual agama.

Tapi walau begitu MERTUAnya gak mungkin KAGET… Beliau kan NYEGORO.

Kiai Muhammad Lutfi Rochman: Mantep Kyai Abdul Muhsi ����������

Ustadz Adam Bin Ridlwan: KISAH IBRAHIM NYARIS TIDAK MASUK AKAL ��

Artikel mantu mantan Rois ‘Am kok begitu ?

Apa karena bentuk mulutnya yang Nggak Masuk akal ?

������

Jahat banget JUDUL ARTIKELnya, kerjaannya cuma cari sensasi dengan cara menjual agama.

Tapi walau begitu MERTUAnya gak mungkin KAGET… Beliau kan NYEGORO.

Mantep Kyai Abdul Muhsi ����������

Ustadz Ahmad Al Quthfby: Zuhairi Misrawi mengatakan Selalu senang mendengarkan pidato Paus Fransiskus. Pesannya selalu tentang kebenaran dan kebajikan. Pemimpin agama semestinya harus seperti Paus, karena ucapan dan tindakannya merupakan harapan umat di seantero dunia.
��
Itu tunggale mas ulil.

Ustadz Adam Bin Ridlwan: Pada suatu hari, Tuhan mendatanginya dan memerintahkan agar menjadikan puteranya itu kurban persembahan. Versi Quran agak sedikit beda. Perintah itu datang melalui sebuah mimpi (QS 37:105). Kita bisa membayangkan betapa berat ujian ini. Ishak adalah anak satu-satunya Ibrahim, dan ia harus mengurbankannya. Sebuah ujian yang tak masuk akal. Tetapi, karena iman yang teguh, Ibrahim memenuhi perintah itu. Ia membawa Ishak ke tanah Moria dan mendirikan mezbah di sana untuk mengurbankan puteranya itu.
Di saat itulah intervensi Tuhan datang kembali. Saat Ibrahim nyaris menyembelih Ishak, Tuhan turun tangan, memanggilnya, dan melarangnya untuk mengurbankan Ishak. Kini Tuhan tahu bahwa Ibrahim memang memiliki iman yang tegar.

����Sebagian saya kutipkan tulisan saudara Ulil. Saya salah baca atau saudara Ulil yang salah tulis atau memang dia tidak mengerti sejarah?

Ustadz Muhammad Saad: Salah semua Gus, pola pikirnya yang menjadi landasan kesalahan.

Ustadz Adam Bin Ridlwan: Bukankah yang disebut dalam Al Quran adalah Nabi Ismail? Kenapa diubah menjadi Nabi Ishaq?

Bantahan untuk artikel sdr Ulil ada dalam ayat kedua dalam surat Al Baqarah.

Ustadz Hasan: Kitab ini tentu tak akan disangkal om Ulil.

https://elhahusnan.wordpress.com/2008/12/23/kurban-korban-dan-qurban/

Kiai Abdul Muhsi: ULIL iku Wis NYEGO.

Abdul Muqsith Ghazali: He….Selamat beridul adha. A’adana Allah wa iyyakum minal muttaqin.

Kiai Muhammad Lutfi Rochman: Dalam literatur islam klasik juga terjadi perdebatan Ishaq atau Ismail yang dikurbankan, Tapi Mas Ulil merujuk pada Bibel (orang kafir) dan terlihat sepenuhnya percaya bahwa Ishaq yang dikurbankan, bukan Ismail. Boleh tahu apa alasannya Mas ulil lebih percaya dengan kisah Bibel tsb ketimbang merujuk pada perdebatan klasik dalam literatur Islam sendiri?

Ustadz Abdus Shomad: hehehehe…. Uli….

Habib Muhammad Vad’aq: Orang gila sok intelek. Liberal ini pengen murtad tapi malu -malu kucing…

Ustadz Abdus Shomad: ������������������

Ustadz Adam Bin Ridlwan: Pada suatu hari, Tuhan mendatanginya dan memerintahkan agar menjadikan puteranya itu kurban persembahan. Versi Quran agak sedikit beda. Perintah itu datang melalui sebuah mimpi (QS 37:105). Kita bisa membayangkan betapa berat ujian ini. Ishak adalah anak satu-satunya Ibrahim, dan ia harus mengurbankannya. Sebuah ujian yang tak masuk akal. Tetapi, karena iman yang teguh, Ibrahim memenuhi perintah itu. Ia membawa Ishak ke tanah Moria dan mendirikan mezbah di sana untuk mengurbankan puteranya itu.
Di saat itulah intervensi Tuhan datang kembali. Saat Ibrahim nyaris menyembelih Ishak, Tuhan turun tangan, memanggilnya, dan melarangnya untuk mengurbankan Ishak. Kini Tuhan tahu bahwa Ibrahim memang memiliki iman yang tegar.

����Sebagian sya kutipkan tulisan saudara Ulil. Saya salah baca atau saudara Ulil yang salah tulis atau memang dia tidak mengerti sejarah? ����di situ dia mengambil dari Alquran. Perhatikan kalimat ketiga.

1. Kalo ulil dikatakan mengambil rujukan dari Bibel, bukankah itu artinya dia lebih condong berdakwah dengan Bibel dan mengesampingkan Alquran?

2. Lantas jika lebih percaya dengan kitab suci nasrani, apakah itu artinya dia masih muslim?

3. Kalo dia masih ragu dengan Alquran sehingga harus merujuk pada bibel apakah surat Al Baqarah ayat -ayat belum cukup?

4. Kemudian apa tindakan dari para pengurus NU dengan pencantumannya logo NU sebagai ikon twitter Ulil. Bukankah sudah difatwakan oleh MUI jika liberal ini sesat. Apakah NU tidak keberatan dengan twiter ulil yang pasang logo NU?

Kiai Muhammad Lutfi Rochman: Ustadz Adam yang tidak boleh bawa nama NU itu kalau NU Garis Lurus. Kalau menantunya Mantan Rais Amm ya boleh. Mungkin kyai Nadhif punya pendapat. Monggo?

Ustadz Abu Salam: Yang saya bayangkan jika ada kelompok yang mengklaim aswaja dan pada saat yg sama meyakini surga untuk semua penganut agama asal beriman, beramal shalih dan meyakini hari akhir maka barangkali tatkala tahlil kirim arwahnya juga kepada para pendeta, rahib, bhiksu yang telah mati dan disucikan oleh para penganutnya.

said-aqil
Kiai Muhammad Lutfi Rochman: Menghinati Kaum Muslimin pun juga boleh membawa nama NU jika pelakunya Prof. Dr. KH. Said Agil Siraj.

Kiai Ahmad Nadhif: Kiyai Luthfi Rochman ini nampaknya sudah terlanjur jatuh cinta sama saya. Kok nama saya disebut-sebut melulu… hehehe.

Soal bawa nama atau logo NU, saya tidak berwenang untuk menjawab.

Siapa lah saya ini… Mung santri ndeso…

KH. Luthfi Bashori: TALQIN MUSLIM LINTAS AGAMA

Luthfi Bashori

Masyarakat muslim Indonesia telah mentradisikan salah satu ajaran salaf berupa talqin bagi mayyit yang baru dimakamkan.

Beberapa shahabat Nabi SAW juga mengamalkan Talqin Mayit, bahkan ada riwayat Ibnu Taimiyah yang para pengukitnya banyak mengingkari Talqin Mayit, justru menguatkannya.

“Ibnu Taimiyah ditanya tentang Talqin di atas kuburan setelah pemakaman. Apakah hadisnya sahih dari Rasulullah Saw atau dari sahabat?

Jika tidak ada dalilnya apakah boleh melakukannya atau tidak?

Ibnu Taimiyah menjawab: Talqin ini diriwayatkan dari kelompok shahabat, bahwa mereka memerintahkan Talqin, seperti Abu Umamah dan lainnya.

Talqin juga diriwayatkan dari Rasulullah SAW tetapi riwayatnya tidak sahih, (Ulama ASWAJA memperbolehkan berdalil dengan Hadits Hasan). Namun tidak semua shahabat yang melakukan Talqin.

Oleh karenanya, Imam Ahmad dan lainnya berkata: Talqin ini boleh.

Sebagian besar ulama dari kalangan Syafiiyah dan Hanbalyah menganjurkan Talqin Mayit. Sedangkan sekelompok ulama dari kalangan Malikiyah dan lainnya menilainya makruh” (Majmu’l Fatawa XXIV/296).

Tuntunan bacaan talqin pun ada beberapa versi, namun jika dicermati hanyalah mengarah pada satu bacaan talqin yaitu seputar:

* Man rabbuka? Allahu rabbi (siapa Tuhanmu? Allah Tuhanku)
* Man nabiyyuka? Muhammadun nabiyyi (siapa nabimu? Muhammad nabiku)
* Maa diinuka? Al-islaamu diini (Apa agamamu? Islam agamaku)
* Maa qiblatuka? Alka`batu qiblati (apa qiblatmu? Ka`bah qiblatku)
* Maa imaamuka? Al-quran imaami (Apa peganganmu? alquran peganganku)
* Man ikhwaanuka? Almuslimuuna wal mukminuun ikhwaani (siapa teman-temanmu? Orang muslim dan orang mukmin adalah temanku).

NAMUN…. Yang kini menjadi masalah adalah membaca Talqin untuk muslim pengikut komunitas LINTAS AGAMA, yaitu pada poin:
* Man ikhwaanuka? (Siapa teman-temanmu?)
Maka tuntunan jawaban yang paling tepat adalah : Almuslimuuna wal mukminuuna wal yahuudiy wan nashara wal budhiyyuuna wal hunuud wal khong hucu, wa syii’ah wa ghairuha minal adyaani ikhwaani. (orang-orang muslim dan orang-orang mukmin, serta orang-orang Yahudi, Nasrani, Budha, Hindu, Khong hucu, Syiah dan para penganut agama-agama lainnya adalah teman-temanku).

Kira-kira apa yang akan dilakukan oleh malaikat Munkar dan Nakir terhadap mayit Lintas Agama ini?

Para sesepuh salaf banyak berwasiat, jika dirinya meninggal dunia agar dimakamkan berdekatan dengan orang-orang shalih.

Sayyidina Abu Bakar dan Sayyidina Umar juga minta dimakamkan di dekat Rasulullah SAW demi mengharapkan syafaat dan barakah dari Rasulullah SAW. Berbahagialah beliau bertiga yang selalu bershahabat dekat semasa di dunia, di alam kubur, maupun di akhirat nanti.

Sebaiknya para pengikut komunitas Lintas Agama, sebaiknya kuburan mereka dijadikan satu dan didempetkan dengan kuburan kaum Yahudi, Nasrani, Hindu, Budha, Khonghucu atau Syiah, agar persaudaraan mereka tetap terjalin baik di dunia mapun di alam kubur, bahkan di akhirat nanti, hingga dapat merasakan suka duka bersama, se-ia dan se-kata.

 

BUKTI KAFIRNYA KAUM YAHUDI & NASRANI

Firman Allah yang artinya: “Kaum Yahudi berkata, ‘Uzair adalah anak Allah.’ Itulah pernyataan mereka dengan lisan mereka yang menyerupai perkataan orang-orang kafir sebelumnya. Allah melaknat mereka. Oleh karena itu, kemana mereka itu dipalingkan? Mereka telah menjadikan pendeta dan ulama mereka sebagai sesembahan selain Allah, begitu pula terhadap Isa bin Maryam. Padahal mereka tidaklah diperintah kecuali suapaya hanya menyembah Tuhan Yang Esa, tidak ada tuhan kecuali Dia, Tuhan Yang Mahasuci dari perbuatan syirik mereka.” (QS. At-Taubah: 30-31)


Artikel Terkait