KH. Makruf Amin Terpilih Sebagai Ketum MUI, Ini Pesan Nahi Munkar Dalam Munas Surabaya

Shortlink:

image

NUGarisLurus.Com – Rais ‘Amm NU muktamar Jombang, KH Maruf Amin terpilih sebagai ketua umum sekaligus memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) periode 2015-2020 melalui musyawarah mufakat oleh tim formatur pada Musyawarah Nasional IX di Surabaya, Kamis dini hari.

Di posisi sekretaris jenderal, tim formatur mempercayakan kepada Anwar Abbas yang dalam Munas IX kali ini menjabat sebagai ketua panitia pelaksana pusat. Sedangkan, di posisi wakil ketua umum diisi oleh dua orang, yakni KH Slamet Effendy Yusuf dan Yunahar Ilyas, serta bendahara umum dijabat oleh Amani Lubis.

Di struktural Dewan Pimpinan MUI Pusat terbaru periode lima tahun ke depan, posisi ketua umum dan wakil ketua akan dibantu oleh 12 orang ketua, delapan wakil sekjen, dan lima orang bendahara.

Berikut Ini Pesan Ulama Amar Makruf Nahi Munkar Dalam Munas MUI IX Surabaya Di Hotel Garden Palace, Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Para ulama di negeri ini, jelas KH. Makruf Amin, masih menghadapi persoalan besar dalam dakwah untuk membangun iman dan akhlak bangsa. “Dakwah kita selama ini masih low impact atau bahkan no impact ,” kata Kiai Maruf di hadapan pengurus MUI dari berbagai daerah di tanah air.

Selama ini, lanjutnya, para ulama negeri ini belum mampu mencegah segala kemungkaran. Namun baru bisa sebatas mengimbau untuk tidak melakukan.

Karena itu MUI, mencoba merespon persoalan ini dengan menjadikan sub tema besar pada penyelenggaraan Munas MUI ke IX Surabaya ini.

MUI memiliki tujuan utama umat Islam kembali menjadi umat khaira ummah. Umat Islam yang khaira ummah ini pernah dicapai pada masa Rasulullah Muhammad SAW. Untuk ini, perlu gerakan penguatan umat, agar semua menjadi khaira ummah, dalam segala aspek kehidupan bangsa ini.

Untuk dapat mewujudkan hal itu, syaratnya bangsa ini harus memiliki kekuatan para ulama untuk melakukan banyak hal dalam rangka penguatan amar maruf nahimunkar.

“Termasuk memperkuat ukhuwah agar kita menjadi Islam yang bersatu dan kuat,” tegasnya.

Reportase NU Garis Lurus


Artikel Terkait