Dialog Sederhana Admin NU Garis Lurus dan Member Wahabi Tentang Memotong Kumis قص Atau حلق ?

Shortlink:

image

Foto ini di kirim oleh seorang member wahabi di kolom komentar fanspage NU Garis Lurus dan berkata;



ana suka lihat wajah sesuai ahlussunnah asli (shahih Muslim #381) cukurlah kumis dan peliharalah janggut.

Kami menjawab: lafadh قص  artinya memotong, berbeda dengan lafadh حلق artinya mencukur atau gundul. Itulah yang di jelaskan para ulama fiqh. Maka belajarlah fiqh!!!

Member wahabi menjawab: hadits itu bukan ‘memotong’ tapi ﺍﺣﻔﺎﺀ (mencukur habis) admin NU Garis Lurus. bahasa inggrisnya shave.

Tanggapan kami: Dalam bahasa arab ﺃﺣﻔﻲ ﺷﺎﺭﺑﻪ artinya adalah ‘memotong pendek kumis’. Silahkan lihat kamus bahasa Arab!.



Para ulama fiqh sudah menjelaskan batas dari pendek adalah tidak menutup bibir. lihat hadits lain ! hadits ada banyak yang redaksinya ﻗﺺ . jangan kaku beragama! agama ini bukan b. Inggris. أحفي يحفي احفاء itu masdar. belajarlah ilmu bahasa arab! nahwu  dan shorof!



Berikut redaksi hadits lain menggunakan lafadh قص:

ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺃَﺑُﻮ ﺑَﻜۡﺮِ ﺑۡﻦُ ﺃَﺑِﻲ ﺷَﻴۡﺒَﺔَ ﻭَﻋَﻤۡﺮٌﻭ ﺍﻟﻨَّﺎﻗِﺪُ ﻭَﺯُﻫَﻴۡﺮُ ﺑۡﻦُ ﺣَﺮۡﺏٍ،
ﺟَﻤِﻴﻌًﺎ ﻋَﻦۡ ﺳُﻔۡﻴَﺎﻥَ. ﻗَﺎﻝَ ﺃَﺑُﻮ ﺑَﻜۡﺮٍ : ﺣَﺪَّﺛَﻨَﺎ ﺍﺑۡﻦُ ﻋُﻴَﻴۡﻨَﺔَ، ﻋَﻦِ ﺍﻟﺰُّﻫۡﺮِﻱّ، ﻋَﻦۡ ﺳَﻌِﻴﺪِ ﺑۡﻦِ ﺍﻟۡﻤُﺴَﻴَّﺐِ، ﻋَﻦۡ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳۡﺮَﺓَ، ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﷺ ﻗَﺎﻝَ : ‏(ﺍﻟۡﻔِﻄۡﺮَﺓُ ﺧَﻤۡﺲٌ – ﺃَﻭۡ ﺧَﻤۡﺲٌ ﻣِﻦَ ﺍﻟۡﻔِﻄۡﺮَﺓِ :- ﺍﻟۡﺨِﺘَﺎﻥُ، ﻭَﺍﻟۡﺎﺳۡﺘِﺤۡﺪَﺍﺩُ، ﻭَﺗَﻘۡﻠِﻴﻢُ ﺍﻟۡﺄَﻇۡﻔَﺎﺭِ، ﻭَﻧَﺘۡﻒُ ﺍﻟۡﺈِﺑۡﻂِ، ﻭَﻗَﺺُّ ﺍﻟﺸَّﺎﺭِﺏِ‏). ‏[ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ: ﻛﺘﺎﺏ ﺍﻟﻠﺒﺎﺱ، ﺑﺎﺏ ﻗﺺ ﺍﻟﺸﺎﺭﺏ، ﺭﻗﻢ: ٥٨٨٩ ‏].

Abu Bakr bin Abu Syaibah, ‘Amr bin An-Naqid, dan Zuhair bin Harb telah menceritakan kepada kami, seluruhnya dari Sufyan. Abu Bakr berkata: Ibnu ‘Uyainah menceritakan kepada kami, dari Az- Zuhri, dari Sa’id ibnul Musayyab, dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata, “Fitrah ada lima – atau lima hal termasuk fitrah -: khitan, mencukur rambut kemaluan, menggunting kuku, mencabut bulu ketiak, dan memotong kumis.”

– ﺣَﺪَّﺛَﻨِﻲ ﺃَﺑُﻮ ﺍﻟﻄَّﺎﻫِﺮِ ﻭَﺣَﺮۡﻣَﻠَﺔُ ﺑۡﻦُ ﻳَﺤۡﻴَﻰٰ، ﻗَﺎﻟَﺎ : ﺃَﺧۡﺒَﺮَﻧَﺎ ﺍﺑۡﻦُ ﻭَﻫۡﺐٍ : ﺃَﺧۡﺒَﺮَﻧِﻲ ﻳُﻮﻧُﺲُ ﻋَﻦِ ﺍﺑۡﻦِ ﺷِﻬَﺎﺏٍ، ﻋَﻦۡ ﺳَﻌِﻴﺪِ ﺑۡﻦِ ﺍﻟۡﻤُﺴَﻴَّﺐِ، ﻋَﻦۡ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳۡﺮَﺓَ، ﻋَﻦۡ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠﻪِ ﷺ : ﺃَﻧَّﻪُ ﻗَﺎﻝَ : ‏(ﺍﻟۡﻔِﻄۡﺮَﺓُ ﺧَﻤۡﺲٌ: ﺍﻟۡﺎﺧۡﺘِﺘَﺎﻥُ، ﻭَﺍﻟۡﺎﺳۡﺘِﺤۡﺪَﺍﺩُ، ﻭَﻗَﺺُّ ﺍﻟﺸَّﺎﺭِﺏِ، ﻭَﺗَﻘۡﻠِﻴﻢُ ﺍﻟۡﺄَﻇۡﻔَﺎﺭِ، ﻭَﻧَﺘۡﻒُ ﺍﻟۡﺈِﺑۡﻂِ ‏).

Abuth Thahir dan Harmalah bin Yahya telah menceritakan kepadaku, beliau berdua mengatakan: Ibnu Wahb mengabarkan kepada kami: Yunus mengabarkan kepadaku dari Ibnu Syihab, dari Sa’id ibnul Musayyab, dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau berkata, “Fitrah ada lima: berkhitan, mencukur rambut kemaluan, memotong kumis, menggunting kuku, dan mencabut bulu ketiak.”

Dalam sebuah hadis dinyatakan:
ﻋﻦ ﻋﺎﺋﺸﺔ ﻗﺎﻟﺖ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻋﺸﺮ ﻣﻦ ﺍﻟﻔﻄﺮﺓ ﻗﺺ ﺍﻟﺸﺎﺭﺏ ﻭﺇﻋﻔﺎﺀ ﺍﻟﻠﺤﻴﺔ ﻭﺍﻟﺴﻮﺍﻙ ﻭﺍﻻﺳﺘﻨﺸﺎﻕ ﺑﺎﻟﻤﺎﺀ ﻭﻗﺺ ﺍﻷﻇﻔﺎﺭ ﻭﻏﺴﻞ ﺍﻟﺒﺮﺍﺟﻢ ﻭﻧﺘﻒ ﺍﻹﺑﻂ ﻭﺣﻠﻖ ﺍﻟﻌﺎﻧﺔ ﻭﺍﻧﺘﻘﺎﺹ ﺍﻟﻤﺎﺀ ﻳﻌﻨﻲ ﺍﻻﺳﺘﻨﺠﺎﺀ ﺑﺎﻟﻤﺎﺀ

Dari A’isyah radliallahu ‘anha , bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “ Ada sepuluh hal dari fitrah (manusia); Memangkas kumis, memelihara jenggot, bersiwak, istinsyaq (menghirup air ke dalam hidung), potong kuku, membersihkan ruas jari-jemari, mencabut bulu ketiak, mencukup bulu pubis dan istinjak (cebok) dengan air. ” (H.r. Muslim, Abu Daud, Turmudzi, Nasa’i, dan Ibn Majah).

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu . Beliau mengatakan,

ﻭﻗﺖ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﻗﺺ ﺍﻟﺸﺎﺭﺏ ﻭﺗﻘﻠﻴﻢ ﺍﻷﻇﻔﺎﺭ ﻭﻧﺘﻒ ﺍﻹﺑﻂ ﻭﺣﻠﻖ ﺍﻟﻌﺎﻧﺔ ﺃﻥ ﻻ ﻧﺘﺮﻙ ﺃﻛﺜﺮ ﻣﻦ ﺃﺭﺑﻌﻴﻦ ﻟﻴﻠﺔ

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan batasan waktu kepada kami untuk memotong kumis, memotong kuku, mencabuti bulu ketiak, dan mencukur bulu kemaluan, agar tidak dibiarkan lebih dari empat puluh hari.” (HR. Muslim, Abu Daud, dan An-Nasa’i)

Kesimpulan: Bagi para wahabi belajarlah fiqh secara mendalam dengan para ulama mazhab jangan hanya modal satu dua hadits semangat membid’ahkan.


Artikel Terkait