Halaqoh Ulama NU Dan PPP Jawa Tengah: Lawan Menkumham Dan Tegur Menteri Agama!!!

Shortlink:

image

Foto Halaqoh Ulama PPP Se-Jawa Tengah; Menag Harus Di Peringatkan! Orang Yang Tidak Berpuasa Harus Hormati Yang Puasa

SEMARANG – DPW PPP Jawa Tengah melakukan rakerwil dan halaqoh dengan pertemuan Ulama dari seluruh penjuru Jawa Tengah. Pertemuan ini juga dalam rangka momentum melawan arogansi pemerintah melalui Menkumham non muslim yang telah berani memecah belah partai Islam.

Hadir dalam halaqoh Ulama ini para kiyai sepuh NU dan PPP dari semua penjuru Jawa Tengah seperti KH. Ubab Maemoen Zubair (Rembang), KH. Zuhrul Anam Hisyam (Banyumas), KH. Masrur Afandi(Purworejo), KH. Faruq Zain (Rembang), KH. Syihabuddin (Temanggung), KH. Adnan Kashogi (Kudus), KH. Muhammad Wafi (Magelang), KHR. Mu’tiqun Asnawi (Wonosobo), KH. Hamzah Hasan (Banjarnegara), KH. Majid Kamil, KH. Taj Yasin Dan berbagai para ulama dari penjuru Jawa Tengah.

Selain melawan arogansi Menkumham, Para ulama juga menyorot tindakan menag yang menyakiti dan meresahkan ummat dari urusan langgam Jawa sampai pernyataan terbaru yang meminta umat Islam yang berpuasa Ramadlan agar menghormati yang tidak berpuasa.

Ustadz Ibnu Hajar dari DPP PPP dalam sambutannya melakukan teguran keras kepada Menteri Agama karena pernyataannya yang menyakiti hati ummat soal penghormatan terhadap yang tidak berpuasa. Seharusnya yang tidak berpuasa harus menghormati yang berpuasa.

“Menag penjilat”, kata Ustadz Ibnu Hajar dalam acara halaqoh Ulama PPP Jawa Tengah (Senin, 15 Juni 2015).

Forum ulama juga mengecam pemerintah yang terus mengintervensi dan memecah belah Partai Islam melalui tangan Menkumham yang non muslim.

“Kita doakan Menkumham mendapatkan balasan dari Allah karena memusuhi Partai Islam” Ujar para hadirin peserta halaqoh.

Rapat para ulama di tutup dengan doa dari ulama sepuh NU dan PPP Purworejo KH. Masrur Afandi pengasuh PP. Al Anshory, Grabag Purworejo.


Artikel Terkait