Seruan KH. Zuhrul Anam (Gus Anam) Untuk Pemuda NU Terkait Kiyai Gereja Nuril Arifin

Shortlink:

image

Purwokerto – Ramai isu bergejolak tentang seminar titik temu Suni-Syiah yang akan di gelar oleh jaringan liberal gusdurian dan ormas syiah AhlulBait Indonesia (ABI). Pembicara dari kalangan liberal yang mengatasnamakan sunni Kiyai Gereja Nuril Arifin telah membuat malu kalangan ASWAJA dan Nahdlatul Ulama (NU).

Acara yang akan di helat di IAIN Purwokerto ini menghentak berbagai kalangan. Berikut ini pernyataan dari tokoh ulama kharismatik dari Purwokerto yang juga Dewan Pengasuh Pondok Pesantren Leler Banyumas KH. Zuhrul Anam Hisyam atau yang akrab di sapa Gus Anam. Seruan terkait sosok Nuril Arifin yang menurut Gus Anam adalah orang bodoh yang memakai pakaian palsu kewalian ini di tujukan untuk para pemuda NU;

ﻋﻤﻴﺖ ﺑﺼﻴﺮﺓ ﻣﻦ ﻳﻜﻦ ﺍﺣﺘﺮﺍﻣﺎ ﻟﻮﺍﺣﺪ ﺍﺳﻤﻪ ﻧﻮﺭ
ﺍﻟﻌﺎﺭﻓﻴﻦ. ﺫﺍﻙ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﺍﻟﻤﺘﺼﻨﻊ ﺑﻠﺒﺎﺳﻪ ﻭﺯﺧﺮﻓﺎﺕ
ﻛﻼﻣﻪ . ﻣﺸﻌﺮﺍ ﻟﻤﺴﺘﻤﻌﻴﻪ ﺑﺎﻧﻪ ﻣﻤﻦ ﻧﺎﻝ ﻧﺼﻴﺒﺎ ﻣﻤﺎ
ﻗﺪ ﺍﻭﺗﻲ ﺍﻟﺼﺎﻟﺤﻮﻥ ﻣﻦ ﻣﻘﺎﻣﺎﺕ ﺍﻟﻘﺮﺏ ﻋﻨﺪ
ﺍﻟﻠﻪ . ﻓﺎﻗﺎﻡ ﻧﻔﺴﻪ ﻓﻲ ﻣﺼﺎﻑ ﺍﻻﻭﻟﻴﺎﺀ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﻓﺘﺢ
ﺍﻟﻠﻪ ﻟﻬﻢ ﺑﺎﺏ ﺍﻻﺳﺮﺍﺭ . ﺍﻗﺴﻤﺖ ﺑﺎﻟﻠﻪ ﻭﺍﻧﺎ ﺍﺭﺟﻮ
ﺍﻧﻨﻲ ﺍﺑﺮ ﻗﺴﻤﻲ ﺍﻥ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻟﻴﺲ ﻟﻪ ﺍﺩﻧﻰ ﻋﻠﻢ
ﻳﺠﻌﻠﻪ ﺻﺎﻟﺤﺎ ﻻﻥ ﻳﺴﻤﻰ ﻋﺎﻟﻤﺎ ﻣﻦ
ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ . ﻓﺎﻻﻏﺘﺮﺍﺭ ﺑﺘﻔﻮﻫﺎﺗﻪ ﻭﺍﻻﺷﺎﺩﺓ ﺑﺸﺎﺀﻧﻪ
ﺍﻧﻤﺎ ﻫﻮ ﻋﻴﻦ ﺟﻬﻞ ﻭﻣﺤﺾ ﺣﻤﺎﻗﺔ. ﺗﻨﺒﻬﻮﺍ ﻳﺎ
ﺷﺒﺎﺏ ﺍﻟﻨﻬﻀﺔ ﻭﺍﺣﺬﺭﻭﺍ ﻣﻤﻦ ﺗﻠﺒﺴﻮﺍ ﺑﻠﺒﺎﺱ
ﺍﻟﻌﻠﻤﺎﺀ ﻭﻗﻠﻮﺑﻬﻢ ﺫﺋﺎﺏ ﺿﺎﺭﻳﺔ .

Buta mata orang yang menghormati
seorang Yang Bernama Nuril Arifin.
Orang ini menipu dengan pakaian jubah
nya, kebohongan yang di pulas-pulas,
mempengaruhi para simpatisan nya,
bahwa dia adalah Orang yang
memperoleh pangkat sebagaimana yang
telah di berikan kepada Orang-orang
shalih. Yaitu pangkat dari maqam orang
Yang dekat di sisi Allah, kemudian Orang
ini berlagak layak nya Orang-orang Wali
yang Allah Bukakan kepada mereka pintu
Rahasia-Rahasia Rabbani.
Demi Allah, saya berharap sumpah saya
ini benar. Bahwa Orang ini (Nuril Arifin)
bukan orang yang mempunyai Ilmu
pengetahuan sedikit pun yang dapat
Menjadikan dia sebagai Orang Shalih.
Karena Orang yang di namakan sebagai
Orang Berilmu itu adalah bagian dari
Ulama’ tertipu orang yang terpengaruh
oleh omongan nya, dan menyanjung
perbuatan nya adalah merupakan Inti dari
Kebodohan dan murni dari Kedunguan.
Ingatlah wahai Pemuda NU, Waspadalah
dari orang Yang berjubah layaknya
Ulama’ namun Hatinya adalah anjing
hutan Yang membahayakan.

SEBARKAN!!!


Artikel Terkait