PKB Dukung Tokoh Syiah?

Shortlink:

image

Jelang Muktamar NU, Stiker PKB Dukung
Tokoh Syiah Bertebaran

Surabaya (beritajatim.com) – Perhelatan
Muktamar NU di Jombang masih kurang dua
bulan lagi, yaitu pada 1-5 Agustus 2015.
Sayangnya, ajang kaum nahdiliyin itu dinodai
oleh munculnya stiker black campaign yang
menyudutkan PKB. Stiker bertebaran di
Surabaya.

Untuk diketahui, beberapa pengurus PKB
memang terlibat dalam kepanitiaan lokal
Muktamar NU. Seperti halnya Sekretaris DPW
PKB Jatim Thoriqul Haq yang saat ini
menjabat Sekretaris Panitia Daerah Muktamar
NU.

Stiker black campaign yang ditemukan
beritajatim.com di areal gedung DPRD Jatim
bertuliskan, ‘Ternyata PKB Dalam Muktamar
NU ke-33 Akan Memilih Tokoh Syiah Bukan
Ahlussunnah Annahdliyah. Perlukah Warga
Nahdliyin Memilih PKB? hanya dibagikan
untuk PCNU se-Indonesia’.

Sekretaris Panitia Daerah Muktamar NU ke-33,
Thoriqul Haq ketika dikonfirmasi, Rabu
(27/5/2015) menegaskan bahwa black
campaign tersebut sungguh tidak masuk akal,
karena ini Muktamar NU bukan Muktamar
Syiah. Pihaknya mengaku tidak tahu dan tidak
mau menuduh siapa atau kelompok mana
yang menyebarkan stiker black campaign itu.

Selain itu, PKB dalam hal pelaksanaan
Muktamar NU tidak masuk dalam urusan
dukung-mendukung tapi hanya berikhtiar
untuk ikut terlibat dalam kesuksesan
Muktamar dalam hal pelaksanaan.

“Soal siapa yang akan ditunjuk menjadi Rais
Aam maupun Ketua Umum PBNU mendatang
itu diserahkan sepenuhnya kepada
Muktamirin. Ini Muktamarnya NU, bukan
Muktamar Syiah,” tegasnya.

Dia menjelaskan bahwa PKB wajib ikut
menyukseskan penyelenggaraan Muktamar
NU, karena PKB didirikan oleh NU atau NU itu
bapaknya dan PKB itu anaknya. “Kalau
bapaknya punya gawe besar, diminta atau
tidak diminta, tentu PKB pasti ikut membantu
biar tidak dikatakan anak yang tidak
berbhakti,” tuturnya.

Informasinya, persaingan ketat dalam
Muktamar NU mendatang adalah perebutan
rais aam PBNU antara KH Mustofa Bisri (Gus
Mus) dan KH Hasyim Muzadi (mantan ketum
PBNU) dan persaingan ketum PBNU antara
KH Said Aqil Siradj dengan KH Solahuddin
Wahid (Gus Solah).


Artikel Terkait