KH Idrus Ramli: PCNU Cirebon ‘Menjual’ NU Kepada Syiah

Shortlink:

Beberapa waktu lalu, terjadi insiden penolakan dan penuntutan pembubaran Deklarasi Cirebon Menolak Syiah, oleh Banser Cirebon.

Menurut penuturan salah seorang panitia acara Abu Usamah, selain menolak dicantumkannya logo NU dalam spanduk acara Deklarasi Cirebon Menolak Syiah, Banser juga menekan Polresta dan pihak Islamic Center Cirebon untuk membatalkan acara dan mengancam akan mengerahkan 1000 Banser jika acara tetap dilaksanakan. Namun acara tetap dilaksanakan sesuai jadwal, hingga akhirnya sejumlah orang berseragam Banser NU mendatangi lokasi acara dan menuntut pembubaran acara. (baca berita sebelumnya: “Banser Demo Tolak Deklarasi Cirebon Menolak Syiah & Diskusi Ilmiah “Memperkuat Aqidah Ahlusunnah wal Jama’ah “)

Deklarasi Cirebon menolak Syiah dan diskusi ilmiah Memperkuat Ahlussunnah Wal Jamaah Dari Noda Kesesatan di gedung Islamic Center Masjid Raya At-Taqwa Kota Cirebon pada Sabtu, (4/4) menghadirkan tiga pembicara, Prof. Dr. Habib Muhammad Baharun, SH, MA (ketua komite hukum MUI Pusat), KH Buya Yahya (pengasuh LPD Al Bahjah Cirebon) dan Ustadz Muhammad Ridwan (MUI Jabar).

 Namun, dibalik penolakan dan provokasi oleh Banser, patut diduga ada yang merencanakan serta mengarahkan, sehingga mampu menggerakkan Banser sebagai sayap ormas NU untuk bergerak menghadang, meskipun acara ini diprakarsai oleh Buya Yahya, Ulama Kharismatik asal Cirebon.KH Muhammad Idrus Ramli, tokoh muda NU, mensinyalir ada kelompok tertentu yang – dalam bahasa beliau – menjual NU kepada syiah. Sebagaimana yang kami kutip dari timeline fb beliau.

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Cirebon telah menjual NU kepada Syiah — yang telah disesatkan oleh para pendiri NU, Hadlratusysyaikh KH Hasyim Asy’ari dan para masyayikh yang lain. Fitnah apa lagi ini. Semoga Allah menyadarkan mereka dan kembali ke Ahlussunnah Waljamaah, bukan Syiah dan bukan Wahabi. Amin

nu-cirebonnu cirebon 2


Artikel Terkait