SIKAP ALLAH SWT TERHADAP ORANG KAFIR

Shortlink:

Penulis: KH. Luthfi Bashori

“ SESUNGGUHNYA ORANG-ORANG KAFIR ITU ADALAH MUSUH YANG NYATA BAGIMU “
( Q.S. an Nisa, ayat 101 )

Sikap Allah SWT terhadap orang-orang kafir baik Nasrani maupun Yahudi serta lainnya banyak termaktub dalam al Qur’an. Diantaranya sebagai berikut :

لقد كفر الذين قالوا ان الله هو المسيح ابن مريم , و قال المسيح يـبنى إسرائيـل اعبدوا الله ربى و ربكم, انه من يشرك بالله فقد حرّم الله عليه الجنة و مأوـه النار، وما للظالمين من انصار (المائدة 72 )

Artinya: Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah ialah al-Masih putra Maryam (yaitu orang Kristen)”, padahal al-Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang itu seorang penolongpun (Q.S. al-Maidah, ayat 72).

يايها الذين ءامنوا لا تتخذوا اليهود والنصرى اولياء, بعضهم اولياء بعض, ومن يتولهم منكم فانه منهم, ان الله لا يهدى القوم الظالمين (المائدة 51 )

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orangYahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin / penolong-penolong / pelindung-pelindung / teman-teman akrab (mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa di antara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungghnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang dzalim. (Q.S. al Maidah, ayat 51)

ولن ترضى عنك اليهود ولا النصرى حـتى تتبع ملتهم , قـل إن هدى الله هــو الهدى , ولئن اتبعت أهواءهم بعد الذي جاءك من العلم , مالك من الله مــن ولي ولانصيـــــــــــر ( البقرة 120)

Artinya: Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu. (Q.S. al-Baqarah, ayat 120)

واذا ضربتم فى الارض فليس عليكم جناح ان تقصروا من الصلوة إن خفتم ان يفتنكم الذين كفروا, ان الكافرين كانوا لكم عدوا مبـينا (النساء 101 )

Artinya: Dan apabila kamu bepergian di muka bumi, maka tidaklah mengapa kamu mengqasar shalat (mu), jika kamu takut diserang orang-orang kafir. Sesungguhnya orang-orang kafir itu adalah musuh yang nyata bagimu. (Q.S. an-Nisa’, ayat 101)

لا يتخذ المؤمنون الكافرين أولياء من دون المؤمنين , ومن يفعل ذلك فليس من الله فى شىء الا ان تتقوا منهم تقــة , ويحذركم الله نفسه, والى الله المصير. (ال عمران 28 )

Artinya: Janganlah orang-orang mukmin mengambil orang-orang kafir menjadi wali (penolong / pelindung / teman akrab) dengan mening- galkan orang-orang mukmin. Barang siapa berbuat demikian, niscaya lepaslah ia dari pertolongan Allah kecuali karena (siasat) memelihara diri dari sesuatu yang ditakuti dari mereka. Dan Allah memperingatkan kamu terhadap diri (siksa)-Nya. Dan hanya kepada Allah kembali (mu). (Q.S. Ali Imran, ayat 28)

الذين يتحذون الكافرين اولياء من دون ا لمؤمنين, ايبتغـون عنـــدهم العزة فإن العزة لله جميعا (النساء 139)

Artinya: (yaitu) orang-orang yang mengambil orang-orang kafir menjadi teman-teman penolong dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang-orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan adalah kepunyaan Allah. (Q.S. an-Nisa’,Ayat 159)

يايهـا الذين أمنوا لا تتخذوا الكافرين اوليآء من دون المؤمنين، أتريدون ان تجعلوا لله عليكم سلطانا مبينا (النساء 144 )

Artinya : Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menjadikan orang-orang kafir menjadi wali (penolong / pelindung / teman akrab) dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Inginkah kamu mengadakan alasan yang nyata bagi Allah (untuk menyiksamu)? (Q.S. an-Nisa’, ayat 144)

محمد رسول الله والذين معه اشدآء على الكفار رحمآء بينهم , ترــهم ركعا سجدا يبتغون فضلا من الله ورضوانا, سيماهم فى وجوههم من اثر السجود, ذلك مثلهم فى التورــة , ومثلهم فى الانجيل كزرع اخرج شطــئــه فئــازره فاستغلـظ فاستوى على سوقه يعجب الزراع ليغيظ بهم الكفار, وعدالله الذين ءامنوا وعملوا الصـلـحات منهم مغفرة وأجرا عظيمـا ( الفتح 29 )

Artinya: Muhammad itu adalah utusan Allah , dan orang-orang yang bersamanya (yaitu para sahabat) adalah keras terhadap orang kafir, tetapi berkasih sayang terhadap sesama mereka: Kamu melihat mereka rukuk dan sujud mencari karunia Allah dan keridlaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada wajah mereka dari bekas sujud.

Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat, dan sifat-sifat mereka dalam Injil yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya, maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus diatas pokoknya; Tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya, karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka, ampunan dan pahala yang besar. (Q.S. al-Fath, ayat 29)

ياايها النبى جـاهد الكفار والمنافقين واغلظ عليهم, و مأوـهم جهنم, وبئس المصــــــــــــــــير (التوبة 73 )

Artinya: Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itulah tempat kembali yang seburuk-buruknya. (Q.S. at-Taubah, ayat 73)

يا ايهــاالذين ءامنوا قــتلوا الذين يلونكم من الكفار وليجدوا فيكم غلظة, واعلمــــــوا ان الله مع المتـقين (التوبة 123 )

Artinya : Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang disekitarmu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan dari padamu, dan ketahuilah, bahwasannya Allah beserta orang-orang yang bertaqwa. (Q.S. at-Taubah, ayat 123)

يــــــــأيهاالذيـــن أمنوا لاتتخذوا عــدوي و عدوكم أوليـــــــآء تلقون اليهم بالمودة وقد كفروا بما جــــآءكم من الحق يخرجون الرسول واياكم أن تـؤمنوا بالله ربكم ان كنتم خرجتم جهادا في سبيلى وابتغـآء مرضاتي تسرون اليهم بالمودة واناأعلم بمآ أخفيتم ومآ أعلنتم ومن يفعله منكم فقد ضل سوآء السبيل ( الممتحنة 1 )

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), dengan rasa kasih sayang ; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu . Jika kamu benar-benar keluar untuk berjihad dijalan-Ku dan mencari keridlaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barang siapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.(Q.S. al-Mumtahinah, ayat 1)

(pejuangislam)


Artikel Terkait