Pesan KH Hamid Baidlowi: Awas PKI Hidup Kembali !

Shortlink:

Nu-anti-PKIPengantar Kata Gus Dur Di Buku “Aku Bangga Jadi Anak PKI”

Rembang – Dalam acara Haul Ibu Nyai. Hj. Fahimah binti KH. Baidlowi pada malam jum’at 28-Dzulqo’dah-1434 H di PP. Al-Anwar Karangmangu Sarang Rembang KH Hamid Baidlowi Menyampaikan Agar Mewaspadai PKI yang akhir-akhir ini bangkit kembali.

“Waspadai kebangkitan PKI…! Orang-orang PKI disekitar kita.”

“Gus Dur wes seneng neng alam Barzakh, mergo PKI urip maneh.”
(Gus Dur Bahagia Di Alam Barzakh Karena PKI Hidup Kembali)

“Mahfudz MD, mantan Ketua MK, orang yang paling bertanggung jawab atas pencabutan TAP MPRS NO:25/1966 oleh Mahkamah Konstitusi.”

“Gus Dur rela menikam ayahnya sendiri. Pasalnya, ia berkata ngawur dalam sebuah kata sambutan buku “AKU BANGGA MENJADI ANAK PKI” karya Ribka Tjiptaning Proletariati, aktifis partai PDIP dan anggota DPR RI.

GD menandaskan “Ayahmu (Ribka) dan ayahku (GD) mempunyai tujuan yang sama, yaitu bercita2 membangun negara tanpa agama, innalillahi wa inna ilaihi roji’un.

Padahal, KH. Wahid Hasyim menyerukan kepada warga NU dan
umat Islam agar menolak pidato Bung Karno di Kutai Kalimantan Selatan, yg isinya:’Jika negara Indonesia berasaskan agama Islam, maka sebagian daerah indonesia akan melepaskan diri dari NKRI. Bahkan beliau menfatwakan haram menerima pidato tersebut…!”

Sungguh picik kelakuan GD.

“Umat Islam wajib memilih partai Islam dalam pemilu nanti. Dan partai Islam yang bisa menjadi representasi ‘jama’atul muslimin’

Hanya ada dua, PPP & PBB. Karena kedua partai inilah yang
berasaskan Islam, bahkan dalam PPP asasnya Islam Ahlussunnah wal Jamaah.

Mulane aku mileh PPP” “(Itulah Kenapa Saya Memilih PPP)

Kesalahan terbesar NU adalah melarang warganya untuk berpolitik, padahal kewajiban memilih partai Islam itu masih menjadi kewajiban umat Islam, seperti pesan Rasulullah SAW yang disampaikan kepada shahabat Hudzaifah bin al-Yaman RA:

“Kamu (Hudzaifah) harus mengikuti jama’atul muslimin.”

Wallahu a’lam.


Artikel Terkait