Mendidik Anak Agar Mencintai Al-Qur’an

Shortlink:

Alkisah ada seorang santri pondok di sebuah pesantren yang mana sudah menimba ilmu selama 4 tahun. Ditengah perjalanan menuntut ilmu sang santri mempunyai inisiatif agar berhenti dari pesantren karena menganggap dirinya bodoh…

Santri: Ya Syekh, saya ingin mengundurkan diri dari study ini.
Guru: Kenapa?
Santri: Saya sangat sulit menghapal semua hapalan yang syekh berikan. Saya ini bodoh.

Sang guru pun terdiam sejenak melihat santrinya berbicara seperti itu. Tak berapa lama guru tersebut mengajak masuk santri itu kedalam ruangan. Sang gurupun mencari sebuah surat kecil yang akan diberikan kepada muridnya.

Guru: Wahai muridku, saya ada surat dari ibu kamu ini, silahkan dibaca.

Sang murid pun antusias mendengar kabar tersebut. Sekitar 5 menit murid itu membaca surat itu. Kemudian setelah selesai sang guru menarik dan menyimpan kembali surat itu.

Guru: Coba ceritakan isi surat dari Ibu kamu?
Sang murid pun dengan lancar menjelaskan semua isi surat itu dari A-Z dan tak ada pun kalimat yang salah…

Guru: Itu kamu bisa menghapal
Murid: Tapi Syekh. saya ini…
sang gurupun langsung memotong kalimat muridnya

Guru: “Wahai muridku, ketahuillah tidak ada manusia yang bodo. kamu itu bisa. seperti halnya belajar, kamu harus menyukai. KAMU SANGAT ANTUSIAS KETIKA MEMBACA SURAT DARI IBUMU, MAKA KAMU JIKA KAMU MENYUKAI ISLAM, RASULULLAH DAN AL-QUR’AN DAN ANTUSIAS MEMPELAJARINYA SAYA YAKIN KAMU BISA.”

Demikianlah hikmah mengajarkan Al-Quran terhadap Anak-anak kita


Artikel Terkait