Inilah 15 Ulama NU Yang Menentang Liberalisasi NU

Shortlink:

Berikut 15 Nama Ulama Yang menentang sepak terjang Gus Dur setelah Muktamar Situbondo yang membawa jargon kembali ke Khittah hingga hari ini, 15 nama ini diantaranya ada yang sudah meninggal, dan mereka menentang dengan berbagai alasan, dari mulai pemikiran, ideologi, aqidah, partai hingga NU Tandingan. Semua fitnah ini timbul setelah Gus Dur menggantikan KH. Idham Chalid;

1. KH. Yusuf Hasyim Bin KH. Hasyim Asy’ari (pengasuh Pesantren Tebuireng Jombang)

2. KH. Shohib Bisri (pengasuh Pesantren Mambaul Maa’arif, Jombang).

3. KH. Abu Hasan (Pimpinan Pusat Nahdlatul Ulama KPPNU Atau PBNU Tandingan, Cilandak Jakarta Selatan).

4. KH. Asy’ad Syamsul Arifin (Pengasuh PP Asembagus Situbondo).

5. KH. Abdul Hamid Baidlowi (Pengasuh PP Wahdah Lasem Rembang)

6. KH. Abdullah Faqih (Pengasuh PP Langitan Tuban)

7. KH. Idris Marzuki (Pengasuh PP Lirboyo Kediri)

8. KH. Abdurrahman Chudlori (Pengasuh PP API Tegalrejo Magelang)

9. KH. Attabik Ali (pengasuh Pesantren Al Munawir Krapyak Yogjakarta)

10. KH. Sholeh Wahab (pengasuh Pesantren Bahrul Ulum, Jombang)

11. KH. Badri Masduqi (Pengasuh Pondok Badridduja Kraksaan, Probolinggo Dan Pemimpin Thariqah Tijaniyah di Indonesia).

12. KH. A Warson Munawwir ( PP Al Munawwir krapyak, Yogyakarta).

13. KH. Muhaiminan Gunardo (Pengasuh Pondok Pesantren Kiai Parak parakan, Temanggung)

14. KH. Achmad Sofyan Miftahul Arifin (Pengasuh PP Sumber Bunga, panji, Situbondo).

15. KH. Zainuddin MZ (Dai Sejuta Ummat Dan Pengurus NU Tandingan Versi KH. Abu Hasan)

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan rahmat untuk mereka yang sudah meninggal dan memberi kekuatan kepada kita dan ulama yang masih hidup, untuk melawan pemikiran liberal dan membuangnya jauh dari kehidupan Islam dan kaum muslimin. Aamiin…


Artikel Terkait