ASTAGHFIRULLAH, KIAI KOK BANGGA DENGAN KEMAKSIYATAN ?!

Shortlink:

ngaji goyang inul

Akhir -akhir ini akun dan fp gusdurian memosting ulang lukisan Gus Mus yang berjudul ” Berdzikir Bersama Inul “. Dalam lukisan itu, Gus Mus, sapaan akrabnya, menggambarkan dirinya duduk bersila bersama 14 kiai lainnya… mengelilingi Inul yang sedang “ngebor”.

Lukisan berukuran 60 x 70 cm itu dipamerkan di ruang Ash-Shofa Masjid Agung Al-Akbar, Surabaya, Jawa Timur, dalam rangka Pekan Muharam.
Acara ini digelar Tamir Masjid Agung bersama Harian Duta Masyarakat untuk memperingati tahun baru Islam 1424 Hijriah.

Gus Mus mengaku berniat menjual lukisan Berdzikir Bersama Inul. “Wong bangsa ini saja dijual, masak saya tidak boleh menjual lukisan saya?

pria yang juga menjabat Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama itu menambahkan. Berapa harganya, Gus? Dengan mantap ia menyebut Rp 75 juta.

ASTAGHFIRULLAH…

Sebenarnya kami tidak mau membuka aib yang sudah lama ini. Namun mereka sendiri yang membukanya !!?
Kenapa harus bangga dengan kemaksiyatan ??! Lalu kita cuma di suruh diam ?!!

Dalam hadits shahih disebutkan, “Setiap umatku dimaafkan (kesalahannya) kecuali al- mujahirun.” Yakni orang yang berbangga dengan kemaksiatannya dan tidak lekas bertaubat dengan meninggalkan dosa.

Mereka menyadari kesalahan, tapi tidak lekas taubat. “Maka mengapa mereka tidak memohon (kepada Allah) dengan tunduk merendahkan diri ketika datang siksaan Kami kepada mereka, bahkan hati mereka telah menjadi keras dan setan pun menampakkan kepada mereka kebagusan apa yang selalu mereka kerjakan. Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami-pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa. Maka orang-orang yang lalim itu dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.” (QS. Al-An’am: 43-45).

WA KAFAA BILLAHI SYAHIDAA.


Artikel Terkait